Ikuti Kami

Arif Riyanto Uopdana Tegaskan Pentingnya Penguatan SDM Papua Melalui Program Beasiswa Pendidikan Tinggi 

Akses pendidikan tinggi merupakan langkah strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM di wilayah Papua Pegunungan. 

Arif Riyanto Uopdana Tegaskan Pentingnya Penguatan SDM Papua Melalui Program Beasiswa Pendidikan Tinggi 
Anggota Komisi XII DPR RI Arif Riyanto Uopdana.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi XII DPR RI Arif Riyanto Uopdana, menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) Papua melalui program beasiswa pendidikan tinggi. 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara wisuda mahasiswa putra-putri Kabupaten Pegunungan Bintang di kampus Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga.

Arif menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang yang memberikan beasiswa kepada generasi muda Papua Pegunungan untuk menempuh pendidikan tinggi di luar daerah.

Baca::Ganjar Ingatkan Anak Muda Harus Jadi Subjek Perubahan

"Kesempatan belajar hingga ke luar daerah akan membuka cakrawala baru, memperkaya wawasan, dan membekali mereka dengan keterampilan modern," kata Arif, dalam keterangannya, Rabu (25/2).

Menurut Arif, akses pendidikan tinggi merupakan langkah strategis dalam mempercepat peningkatan kualitas SDM di wilayah Papua Pegunungan. 

Arif menilai, pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan generasi muda yang memiliki kompetensi dan daya saing.

Sebagai senior dari mahasiswa yang kini terhimpun dalam Komunitas Pelajar dan Mahasiswa Aplim-Apom (Komapo) Kabupaten Pegunungan Bintang, Arif mengaku memiliki kedekatan emosional dengan para wisudawan. 

Kehadirannya di momen wisuda tersebut, kata dia, menjadi kebahagiaan tersendiri sekaligus bentuk dukungan moral bagi adik-adik mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di luar pulau.

"Kelak, mereka dapat kembali ke tanah kelahirannya dengan membawa ilmu dan semangat untuk membangun. Pendidikan bukan sekadar hak, melainkan investasi jangka panjang yang akan menentukan arah masa depan Papua Pegunungan," katanya.

Arif menekankan bahwa generasi muda Papua harus diposisikan sebagai subjek pembangunan. 

Baca::Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis 

Mereka bukan hanya penerima manfaat, melainkan aktor utama yang akan menciptakan solusi bagi berbagai tantangan di daerahnya.

Tanpa pendidikan yang memadai, jurang ketertinggalan akan semakin lebar. 

Sebaliknya, dengan pendidikan tinggi dan keterampilan yang relevan, peluang untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain di Indonesia semakin terbuka.

"Pemerataan pembangunan tidak bisa hanya diukur dari jalan yang mulus atau gedung yang megah. Ia harus dimulai dari manusia yang berpengetahuan. Di Papua Pegunungan, pendidikan adalah jalan terang yang akan menuntun masyarakat keluar dari keterbatasan menuju masa depan yang lebih adil dan sejahtera," tandas Arif.

Quote