Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Buleleng, Gede Supriatna, mengungkapkan hingga kini pihaknya di Kabupaten masih menunggu.
Sebab belum ada arahan atau sikap resmi dari DPP maupun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri ihwal wacana nasional ini.
"Kami masih menunggu sikap resmi DPP," ucapnya ditemui usai acara Musyawarah Anak Cabang (Musancab) 2025-2030, Minggu (4/1/2026).
Baca: Ganjar Tekankan Kepemimpinan Strategis yang Berani
Kendati belum ada sikap resmi, Supriatna mengungkapkan sejumlah tokoh senior partai telah menyampaikan pandangan yang menolak pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD.
Ini karena wacana tersebut tidak sejalan dengan semangat reformasi yang selama ini diperjuangkan.
"Kita sama-sama mengetahui, banyak tokoh senior PDI Perjuangan, baik anggota DPR RI maupun pengurus DPP, yang menyampaikan pemikiran tidak sependapat jika kepala daerah dipilih DPRD, karena dinilai tidak sejalan dengan semangat reformasi yang selama ini diperjuangkan," ungkapnya.
Mengenai Musancab, Supriatna menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan partai di tingkat kecamatan tetap mengedepankan keseimbangan antara kader senior yang loyal dan memahami organisasi, serta keterlibatan generasi muda.
Hal ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan partai ke depan.
"Sebagai partai politik, tugas utama kami tentu memenangkan setiap kontestasi politik di wilayah masing-masing."
"Selain itu, kader partai juga harus terus turun ke masyarakat dan berbuat nyata bagi rakyat kecil atau wong cilik," tegasnya.
Politisi asal Desa/Kecamatan Tejakula ini juga mengingatkan agar seluruh pengurus dan kader tetap tegak lurus terhadap instruksi partai serta menjaga soliditas dan harmonisasi internal.
Sebagai partai pemenang di Buleleng, PDI Perjuangan dituntut mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat.
"Kader harus menjaga kemenangan ini, agar ke depan PDI Perjuangan tetap berada di hati masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu, Bendahara DPD PDI Perjuangan Bali, Dewa Made Mahayadnya, menjelaskan bahwa Musancab dilaksanakan secara serentak di seluruh Kabupaten/kota di Bali.
Baca: Ganjar Pranowo Belum Pastikan Maju Pada Pilpres 2029
Ia menekankan pentingnya merekrut lebih banyak generasi muda sebagai bagian dari kaderisasi kepemimpinan bangsa ke depan.
"Kami menargetkan minimal dapat mempertahankan capaian yang sudah diraih saat ini, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten."
"Dari sembilan kabupaten/kota, delapan bupati berhasil dimenangkan, dan kursi gubernur tetap dipimpin PDI Perjuangan. Astungkara, ini bisa terus dipertahankan," harapnya.

















































































