Ikuti Kami

Beltim Bakal Miliki Wajah Baru Kota Manggar, Ada Food Court Hingga Ekowisata

Pemerintah Kabupaten Beltim juga menyiapkan langkah pengembangan potensi Sungai Manggar serta kolong bekas tambang

Beltim Bakal Miliki Wajah Baru Kota Manggar, Ada Food Court Hingga Ekowisata
Sambutan Bupati Beltim pada Peringatan HJKM ke-155 di Aula H. Thalib Syarif Kecamatan Manggar - Foto: Pemkab Beltim

Manggar, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengagendakan rencana penataan wajah baru Kota Manggar pada tahun 2027 mendatang. 

Rencana tersebut mencakup pembangunan kawasan Simpang Lima serta penyediaan fasilitas pusat jajahan (food court) yang direncanakan dilengkapi dengan bioskop kecil.

Selain mempercantik pusat kota, Pemerintah Kabupaten Beltim juga menyiapkan langkah pengembangan potensi Sungai Manggar serta kolong bekas tambang agar berfungsi sebagai kawasan ekonomi kreatif, ekowisata, dan ruang publik bagi masyarakat. 

Langkah ini diharapkan mampu memperindah ibu kota Kabupaten Belitung Timur sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi baru bagi warga setempat.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten yang juga politisi PDI Perjuangan usai menghadiri Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi Kota Manggar (HJKM) ke-155 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Beltim, dikutip Sabtu (10/10/2026).

Simpang Lima dan Food Court Masuk Agenda 2027

Bupati Kamarudin Muten mengungkapkan bahwa penataan Kota Manggar menjadi salah satu fokus utama pembangunan pemerintah daerah pada tahun depan. 

Dua agenda besar yang disiapkan meliputi penataan kawasan Simpang Lima serta pembangunan food court.

Fasilitas food court tersebut dirancang tidak hanya sebagai tempat berjualan yang tertata bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), tetapi juga akan dilengkapi fasilitas hiburan berupa bioskop berukuran kecil.

Keberadaan fasilitas ini diharapkan mampu menambah pilihan ruang rekreasi dan aktivitas bagi masyarakat Manggar.

“Yang pasti 2027 saya akan bangun Simpang Lima dan food court. Di dalam food court itu saya juga ingin bangun satu bioskop kecil, supaya janji-janji saya bisa dilunasi,” ujar Kamarudin.

Menurutnya, penataan wilayah perkotaan tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata. 

Penyediaan ruang publik dan fasilitas pendukung yang memadai sangat diperlukan agar masyarakat memiliki tempat berkumpul dan beraktivitas yang nyaman.

Pengembangan Sungai Manggar dan Kolong Eks Tambang

Selain membenahi kawasan pusat kota, Pemkab Beltim turut memfokuskan perhatian pada optimalisasi potensi perairan lokal, seperti Sungai Manggar dan kolong bekas penambangan.

Wilayah-wilayah tersebut akan ditata dan dikembangkan menjadi pusat ekonomi kreatif, kawasan ekowisata, serta ruang terbuka publik.

Melalui berbagai program penataan ini, Pemkab Beltim berharap identitas Kota Manggar sebagai ibu kota kabupaten semakin tertata, modern, humanis, serta mampu memberikan dampak positif yang nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

Quote