Jakarta, Gesuri.id - Bupati Belitung Timur (Beltim) Kamarudin Muten melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Beltim, Minggu (13/9/2026).
Sidak dilakukan untuk memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) sekaligus menindaklanjuti kesepakatan Pemkab Beltim bersama Pertamina dalam mengurai antrean panjang di SPBU.
“Saya sudah minta seluruh SPBU di Beltim hari Minggu pun harus buka mulai melayani masyarakat dari pukul 06.00 pagi dan tetap melayani selama stok BBM masih ada. Kita ingin antrean bisa berkurang dan masyarakat lebih mudah mendapatkan BBM,” kata Kamarudin.
Kamarudin melakukan sidak ke SPBU Manggar, SPBU Gantung dan SPBU Kelapa Kampit. Dalam kunjungan tersebut, ia memastikan pasokan BBM di SPBU mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Selain memastikan ketersediaan pasokan, Kamarudin meminta seluruh pengelola SPBU menjalankan kesepakatan pelayanan yang telah ditetapkan bersama Pertamina. Salah satunya dengan membuka pelayanan sejak pukul 06.00 WIB setiap hari.
Pelayanan juga diminta tetap berjalan selama stok BBM masih tersedia. Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mengurai antrean sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh BBM.
Kamarudin juga meminta kelancaran distribusi pasokan BBM terus dijaga agar stok di SPBU tetap mencukupi. Pemerintah Kabupaten Beltim bersama Pertamina akan melakukan pemantauan terhadap kondisi stok maupun antrean di lapangan.
Untuk BBM bersubsidi, Kamarudin menekankan agar masyarakat menggunakan barcode atau QR Code yang telah ditetapkan ketika melakukan pembelian. Penggunaan barcode diperlukan untuk mendukung penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran dan tertib.
Ia juga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tetap menjaga ketertiban selama berada di SPBU. Masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan karena dapat memicu penumpukan antrean.
"Jadi untuk masyarakat jangan khawatir, saya pastikan stock BBM kita cukup. Beli bbm secukupnya tidak perlu berlebihan apalagi menimbun. Tetap jaga ketertiban selama berada di SPBU," imbaunya.
Kamarudin menegaskan pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM di wilayah Beltim. Pemantauan di lapangan juga dilakukan sebagai langkah menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Dengan dibukanya pelayanan sejak pagi dan terjaganya distribusi pasokan, Pemkab Beltim berharap antrean panjang di SPBU dapat berkurang dan masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah serta tertib.

















































































