Jakarta, Gesuri.id - Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menginstruksikan seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan unsur Forkopimda untuk aktif menyemarakkan bulan suci melalui kegiatan Tadarus Al-Qur’an bersama.
Kegiatan rutin yang dimulai pada Senin siang (23/2/2026) ini dipusatkan di kantor Pemkab Kendal. Tak tanggung-tanggung, program ini mematok target One Day One Juz atau menyelesaikan satu juz setiap harinya. Pembukaan tadarus diawali secara khidmat dengan pembacaan Surah Al-Fatihah dan Al-Baqarah yang dipimpin langsung oleh Pengasuh Ponpes Raudhotul Mutasyakirin Karangsari, KH Muhammad Syakir.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menegaskan Ramadan adalah waktu terbaik bagi umat Islam untuk kembali mendekatkan diri kepada kitab suci Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
“Ramadan adalah bulan penuh kemuliaan. Di bulan inilah Al-Qur’an diturunkan sebagai pedoman hidup. Karena itu, mari kita tata niat seluruh ibadah semata-mata untuk mendapatkan ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” tegas Bupati yang akrab disapa Mbak Tika itu, dikutip Kamis (26/2/2026).
Selain sebagai sarana meningkatkan spiritualitas pribadi, Mbak Tika berharap melalui lantunan ayat suci Al-Qur’an, Kabupaten Kendal senantiasa diberikan kemudahan dalam segala aspek pembangunan. Ia mengajak para pejabat dan staf untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai landasan dalam bekerja secara ikhlas dan amanah.
“Dengan peran kita masing-masing, semoga Kendal semakin maju dan dimudahkan dalam setiap langkah pembangunan. Semoga tadarus ini membawa keberkahan, keselamatan, dan kesehatan bagi kita semua,” tuturnya secara lugas.
Pj Sekretaris Daerah Kendal, Agus Dwi Lestari, menjelaskan bahwa ada yang berbeda pada Ramadan tahun ini. Jika sebelumnya hanya terbatas pada jajaran internal, kini seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dilibatkan secara penuh guna mempererat silaturahmi lintas instansi.
Kegiatan tadarus ini dijadwalkan berlangsung setiap hari kerja, dimulai usai salat Zuhur berjamaah hingga menjelang waktu Asar.
“Tahun ini kami melibatkan Forkopimda untuk semakin menyemarakkan Ramadan. Tahun sebelumnya belum seluruh unsur terlibat. Semoga tadarus bersama ini tercatat sebagai amal ibadah dan menjadikan Ramadan tahun ini lebih baik dari sebelumnya,” pungkas Agus Dwi Lestari.
Melalui sinergi kegiatan keagamaan ini, Pemkab Kendal berharap integritas dan etos kerja para pegawai tetap terjaga meski sedang menjalankan ibadah puasa, sekaligus mewujudkan Kendal sebagai daerah yang bermartabat dan religius.

















































































