Ikuti Kami

BURT DPR RI Desak RS Siloam Bali Kedepankan Layanan Humanis

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menggarisbawahi pentingnya kecepatan penanganan dalam situasi darurat (emergency).

BURT DPR RI Desak RS Siloam Bali Kedepankan Layanan Humanis

Denpasar, Gesuri.id – Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI, Indah Kurnia, menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya diukur dari kecanggihan fasilitas dan teknologi medis, melainkan juga dari aspek kemanusiaan yang diberikan kepada pasien.

Hal tersebut disampaikan Indah saat melakukan kunjungan kerja dan berdialog dengan jajaran direksi Rumah Sakit Siloam Denpasar di Bali, Sabtu (20/6).

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo 

Menurut Indah, sikap, keramahan, dan respons cepat dari para tenaga medis—khususnya petugas di garda terdepan (frontliner)—merupakan faktor krusial yang menentukan kenyamanan serta optimalnya proses penyembuhan pasien. Pendekatan yang humanis dinilai mampu memberikan ketenangan psikologis bagi masyarakat yang sedang membutuhkan pertolongan medis.

"Pelayanan medis harus menjadi prioritas utama dibandingkan urusan administratif, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kebutuhan pasien," ujar Indah.

Lebih lanjut, legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini menggarisbawahi pentingnya kecepatan penanganan dalam situasi darurat (emergency).

Baca: Kisah Perjuangan Ganjar dari Mahasiswa Sampai Jadi Capres

Ia meminta seluruh tenaga kesehatan di rumah sakit untuk memiliki pemahaman yang tajam mengenai masa krusial (golden period) penanganan medis, sehingga tindakan penyelamatan jiwa dapat dilakukan tanpa penundaan yang tidak perlu.

Indah juga memastikan bahwa BURT DPR RI berkomitmen penuh untuk terus mengawal perbaikan layanan kesehatan secara menyeluruh di Indonesia.

Segala bentuk masukan, baik yang datang dari anggota dewan selaku pengguna fasilitas jaminan kesehatan maupun dari masyarakat umum, akan dijadikan bahan evaluasi berkala untuk mendorong standardisasi pelayanan rumah sakit yang lebih baik.

Quote