Jakarta, Gesuri.id - Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyatakan bahwa arsip memiliki peran penting sebagai dokumen administratif, juga sebagai identitas dan memori kolektif bangsa yang harus dijaga.
"Arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, tetapi merupakan identitas dan memori kolektif bangsa yang harus kita jaga bersama," kata Danang pada Sosialisasi Kebijakan dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Vital dan Arsip Terjaga di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin.
BaCa: Ganjar Pranowo: Dari Pengacara hingga Gubernur
Pada kegiatan yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman di Aula Kantor Bappeda kabupaten setempat, Wakil Bupati Sleman menyebut bahwa arsip vital merupakan dokumen yang tidak tergantikan dan menjadi dasar keberlangsungan operasional, sehingga memerlukan perlindungan dan pengelolaan yang optimal.
"Manfaatkan momentum ini untuk berdiskusi dengan narasumber agar pengelolaan arsip di masing-masing perangkat daerah dapat berjalan sesuai regulasi," katanya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan kegiatan ini merupakan langkah untuk mendorong optimalisasi penyelenggaraan kearsipan di lingkungan perangkat daerah Kabupaten Sleman dan juga sebagai upaya meningkatkan kompetensi perangkat daerah dalam pengelolaan arsip vital.
BaCa: Ganjar Pranowo Dinilai Punya Keberanian Ambil Risiko
"Melalui kegiatan ini diharapkan pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga di perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal sesuai ketentuan," katanya.
Kegiatan yang diikuti 96 peserta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sleman ini mengulas materi terkait kebijakan penyelenggaraan kearsipan, pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga, serta praktik pengelolaannya.

















































































