Jakarta, Gesuri.id - Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyebut bahwa program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidak sekadar pembangunan fisik dan nonfisik tetapi juga juga bertujuan untuk membangun karakter masyarakat yang tangguh dan mandiri.
"Program TMMD ini juga menumbuhkan semangat kebersamaan, bergotong royong, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa," kata Danang saat membuka Program TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Kalurahan Sumberadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, Selasa.
Baca: Ganjar Minta Parpol Pendukung Wacana Kepala Daerah Dipilih
Menurut dia, program TMMD yang diinisiasi Kodim 0732/Sleman ini juga sebagai perwujudan kemanunggalan TNI bersama rakyat dan Pemerintah Kabupaten Sleman pada era kekinian saat ini.
"Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kolaborasi dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya mempercepat pelaksanaan pembangunan di daerah, terutama di wilayah pedesaan," katanya.
Ia mengatakan, melalui kegiatan TMMD ini kita berupaya bersama-sama untuk meningkatkan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Danang juga berharap program TMMD dapat berkesinambungan dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Dandim 0732/Sleman Letkol Arh Reindi Trisetyo Nugroho mengatakan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka membantu akselerasi pembangunan di daerah khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
Menurut dia, program TMMD dilaksanakan di Dusun Konteng Kalurahan (setingkat desa) Sumberadi Kapanewon (Kecamatan) Mlati ini dengan sasaran fisik berupa pembuatan talud jalan, pembuatan corblok jalan, pembuatan bronjong, perbaikan jembatan penghubung Dusun Konteng dan Jumeneng Lor, serta rehab rumah tidak layak huni.
Selain itu dalam TMMD ini juga dilaksanakan kegiatan nonfisik untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat berupa penyuluhan tentang Wawasan Kebangsaan dan Bela negara, Kamtibmas, Narkoba, judi online (judol), pinjaman online (pinjol), kejahatan anak di jalan dan penyuluhan pencegahan stunting dengan meningkatkan peran posyandu dan posbindu untuk pencegahan penyakit tidak menular.
"Kegiatan TMMD ini intinya adalah membantu pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur serta Kemanunggalan TNI Rakyat dengan memelihara budaya gotong royong dan meningkatkan pengetahuan bagi masyarakat," katanya.

















































































