Ikuti Kami

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah

Pertemuan strategis tersebut menjadi forum diskusi terbuka bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dengar Aspirasi Pemuda, Bupati Lukman Buka-bukaan Soal Strategi Pembangunan Daerah
Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat menerima audiensi Perkumpulan Pemuda dan Mahasiswa Bangkalan bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Diponegoro, Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan - Foto: Web DPD PDI Perjuangan Jatim

Bangkalan, Gesuri.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat untuk memastikan arah pembangunan daerah berjalan sesuai kebutuhan dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, saat menerima audiensi Perkumpulan Pemuda dan Mahasiswa Bangkalan bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Aula Diponegoro, Kantor Pemerintah Kabupaten Bangkalan.

Pertemuan strategis tersebut menjadi forum diskusi terbuka bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Berbagai persoalan krusial dibahas secara mendalam, mulai dari kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) menghadapi era industrialisasi, penciptaan lapangan kerja, penanganan bencana kekeringan, hingga pembenahan sektor pendidikan secara menyeluruh.

Bupati Lukman menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepedulian para pemuda dan mahasiswa yang aktif mengawal isu pembangunan di daerahnya. Bagi pemerintah daerah, setiap kritik, saran, dan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat merupakan komponen vital yang menjadi bahan evaluasi penting untuk menyusun kebijakan publik yang lebih tepat sasaran.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bangkalan itu menegaskan bahwa menekan tingkat pengangguran dan memperluas lapangan kerja menjadi tantangan utama yang dihadapi Bangkalan saat ini.

Percepatan pengembangan sektor industri, lanjut dia, menjadi langkah strategis yang terus didorong pemerintah guna menciptakan peluang ekonomi baru demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

“Permasalahan kita saat ini adalah tingkat pengangguran dan ketersediaan lapangan kerja. Dengan masuknya industri, akan terbuka peluang kerja bagi masyarakat Bangkalan sekaligus mendorong perputaran ekonomi bagi masyarakat maupun daerah,” ujar Lukman, dikutip Jumat (23/10/2026).

Ia juga mengungkapkan, pemerintah daerah menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak boleh hanya bertumpu pada penyediaan infrastruktur fisik semata.

Selain membangun fasilitas publik seperti jalan raya, Pemkab Bangkalan fokus membangun fondasi ekonomi yang kuat melalui penguatan sektor ekonomi produktif yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Salah satu implementasi konkretnya adalah membangun ekosistem ekonomi terintegrasi berbasis potensi lokal melalui pengembangan industri pengolahan hasil pertanian.

Melalui hilirisasi seperti pembangunan penggilingan beras, pemerintah berkomitmen agar hasil panen petani setempat tidak lagi dijual sebagai bahan mentah, melainkan memiliki nilai tambah ekonomi yang tinggi.

Tantangan alam seperti bencana kekeringan musiman di wilayah utara Bangkalan juga menjadi perhatian serius dalam audiensi ini. Lukman menjelaskan, kondisi geografis dan geologis wilayah utara memang menjadikannya sebagai kantong kekeringan, sehingga pemetaan sumber air potensial dan perluasan jaringan distribusi air bersih terus digenjot sebagai solusi jangka panjang.

Quote