Ikuti Kami

Desa Mayong Lor Kab. Jepara Punya Potensi Wisata & Gerabah

Selain meningkatkan perekonomian masyarakat, juga penting mempertahankan gerabah sebagai warisan lokal agar tak dilupakan generasi mendatang

Desa Mayong Lor Kab. Jepara Punya Potensi Wisata & Gerabah
Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Andang Wahyu Triyanto

 

Jepara, Gesuri.id – Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah meninjau produk gerabah di Desa Mayong Lor Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, Selasa (2/3). Dalam kegiatan monitoring sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) selam pandemi Covid-19 ini, Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah menilai, sejumlah daerah memiliki potensi produk lokal yang masih perlu dikembangkan lagi.

Baca : Promosi & Pengembangan Wisata Desa, Investasi Jangka Panjang

Misalnya, terkait produk gerabah di Desa Mayong Lor, masih perlu dibenahi produksi dan pemasaran produknya. Saat ini pejualan hasil produksi gerabah hanya mengandalkan pameran. Namun, pameran tidak belum dapat digelar lagi karena banyaknya pembatasan sosial selama pandemi Covid-19. Selama ini, pemerintah desa sudah membantu melakukan penjualan via daring. Namun, masih terkendala proses pengiriman yang mahal.

 

Kepala Desa Myong Lor Budi Agus Triyanto mengatakan, ongkos kirim melalui penjualan via daring bisa lebih mahal daripada harga garabahnya. “Kami sepakat dengan masukan (Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah) berupa sentuhan teknologi dan Desa Wisata. Kami dan para perajin akan berupaya mewujudkan hal tersebut karena kami sadar bahwa kerajinan gerabah adalah warisan yang harus dilestarikan,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah Andang Wahyu Triyanto menilai, Desa Mayong Lor mampu menjadi desa wisata. Ia menyakini, adanya potensi produk UMKM seperti gerabah tersebut, mampu menarik pengunjung sekaligus pembeli dari luar Kabupaten Jepara.

Baca : Kecelakaan Laut Nelayan, Pemerintah Harus Informasi Cuaca

“Dengan adanya pengunjung dan pembeli, selain akan mengangkat perekonomian masyarakat, juga pentingnya mempertahankan warisan lokal berupa kerajinan gerabah agar tidak dilupakan generasi mendatang,” tutur Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan itu. (drpd.jatengprov.go.id).

Quote