Jakarta, Gesuri.id — Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dinilai akan menjadi faktor penentu ketahanan ekonomi Indonesia di masa depan dalam menghadapi tantangan global. Oleh karena itu, kapasitas pelaku usaha perlu diperkuat melalui peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan layanan perbankan secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Darmadi Durianto, dalam kegiatan "Edukasi Produk Perbankan Bagi Pelaku UMKM" yang diselenggarakan bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Jakarta, Rabu (10/6/2026).
"Ketika dunia menghadapi ketidakpastian, kita justru harus memperkuat fondasi ekonomi dari bawah. Dan fondasi itu adalah ekonomi rakyat, yang salah satu pilar utamanya adalah UMKM," ujar Darmadi.
Baca: Ganjar Beri Kunci Untuk Dapatkan Pekerjaan Bagi Generasi Muda

Sebagai anggota dewan yang membidangi perdagangan, koperasi, investasi, UMKM, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Darmadi menekankan bahwa pembangunan ekonomi nasional harus menciptakan pertumbuhan yang inklusif.
Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari angka pertumbuhan, tetapi juga dari kemampuan negara memperkuat pelaku usaha kecil dan menengah.
"Pertumbuhan ekonomi yang berkualitas adalah pertumbuhan yang dapat dirasakan oleh rakyat. Karena itu, UMKM harus mendapatkan perhatian yang besar agar mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan," tuturnya.
Darmadi menjelaskan bahwa rendahnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan pemanfaatan produk perbankan masih menjadi tantangan utama pelaku UMKM. Padahal, sektor jasa keuangan saat ini sudah memberikan banyak kemudahan, mulai dari akses pembiayaan hingga transaksi digital.
"Masih banyak pelaku usaha yang memiliki produk bagus, tetapi belum memiliki tata kelola keuangan yang kuat. Padahal, keberhasilan sebuah usaha tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, tetapi juga oleh kemampuan mengelola usaha secara profesional," jelasnya.
Ia pun mendorong pelaku usaha untuk tidak melihat digitalisasi sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang untuk memperluas pasar dan meningkatkan nilai tambah produk.
Sinergi DPR dan BUMN
Dalam kesempatan yang sama, Darmadi mengapresiasi komitmen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) yang konsisten mendukung UMKM melalui program pembiayaan, pendampingan, dan edukasi. Kolaborasi antara DPR RI dan BUMN ini diharapkan dapat meratakan manfaat pembangunan.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur
Darmadi optimistis bahwa penguatan UMKM merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas pertumbuhan ekonomi Indonesia.
"Jika UMKM maju, maka lapangan pekerjaan akan semakin terbuka, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan ekonomi nasional akan semakin tangguh menghadapi berbagai tantangan global. Karena itu, memperkuat UMKM pada hakikatnya adalah memperkuat masa depan Indonesia," tegasnya.
Melalui edukasi ini, ia berharap semakin banyak pelaku usaha yang melek finansial dan mampu memanfaatkan layanan perbankan demi meningkatkan skala usaha mereka.
"Tugas kita bersama adalah memastikan bahwa potensi tersebut dapat diwujudkan melalui penguatan ekonomi rakyat dan pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan," pungkas Darmadi.

















































































