Ende, Gesuri.id - Presiden Kelima RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof. Dr.(H.C.) Megawati Soekarnoputri mendatangi Rumah Pengasingan Bung Karno di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (31/5).
Pantauan di lokasi, Megawati yang turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Menteri PPPA Bintang Puspayoga, serta Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Kehormatan Komarudin Watubun; tiba di Rumah Pengasingan Bung Karno sekira pukul 16.30 WITA.
Hadir pula bersama rombongan Megawati, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Herman Hery dan Andreas Pareira, serta Anggota DPR RI terpilih 2024 Samuel Wattimena.
Terlihat juga, pasangan Capres dan Cawapres pada Pilpres 2024, Ganjar Pranowo dan Mahfud Md menyambut kedatangan Megawati bersama rombongan.

Lalu, Ketua DPD PDI Perjuangan NTT, Emi Nomleni; Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ende Fransiskus Taso, serta perwakilan kader PDI Perjuangan lainnya.
Ratusan masyarakat turut menyambut hangat kedatangan Megawati dan rombongan di rumah Pengasingan Bung Karno.
Mengawali kunjungannya, Megawati memulai dengan mengisi daftar buku tamu.
Megawati kemudian menyempatkan berkeliling dan melihat secara langsung kondisi Rumah Pengasingan Bung Karno.
Rumah bercat putih dengan pintu berwarna kuning ini pun dikelilingi Megawati dengan perlahan-lahan.
Juru Pelihara Rumah Pengasingan Bung Karno, Syafrudin tampak memberikan penjelasan singkat terkait kondisi Rumah Pengasingan Bung Karno.
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan ini pun melihat secara langsung barang-barang peninggalan Bung Karno di halaman depan. Mulai dari foto-foto serta biola yang pernah dimainkan oleh Bung Karno.
Selama kurang lebih 10 menit, Megawati tampak menikmati berkeliling halaman depan Rumah Pengasingan Bung Karno.
Selanjutnya, Putri Bung Karno ini juga sempat melihat dari dekat tempat tidur sang ayahanda saat di Rumah Pengasingan itu. Bahkan, Megawati sempat memegang bantal yang digunakan Bung Karno saat beristirahat di situ.
Kemudian, Megawati mengikuti acara penandatanganan Deklarasi Istana Gerbang Blitar tentang Jaringan Kota-Kabupaten Tapal Sejarah Bung Karno (Jaket Bung Karno). Dimana, acara itu dihadiri oleh perwakilan pemerintah daerah Kabupaten/Kota.
Selepas penandatanganan itu, Megawati menyempatkan untuk memasuki ruang Salat Bung Karno di Rumah Pengasingan itu.
Megawati kemudian melakukan kontemplasi atau merenung selama kurang lebih 10 menit di ruangan tersebut. Dimana, Megawati hanya seorang diri masuk dalam ruang Salat Bung Karno.
Selanjutnya, Megawati bersama rombongan meninggalkan Rumah Pengasingan Bung Karno.
Rupanya, ribuan masyarakat sekitar telah menunggu Megawati keluar dari Rumah Pengasingan itu. Para bapak, ibu dan anak-anak pun histeris dan berebut untuk bersalaman hingga berfoto dengan Megawati.
Megawati pun menerima ajakan masyarakat untuk berfoto bersama di depan Rumah Pengasingan Bung Karno. Masyarakat pun begitu antusias atas kehadiran Megawati beserta rombongan. Karena Ganjar-Mahfud juga ikut keluar rumah, keduanya ikut sibuk melayani permintaan warga untuk bersalaman serta berfoto.

















































































