Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, menyampaikan keprihatinan mendalam atas gempa bumi yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara yang sempat disertai peringatan dini tsunami. Ia menegaskan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi dari seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keselamatan masyarakat.
Menurut Edi, langkah prioritas yang harus segera dilakukan adalah evakuasi warga dari wilayah terdampak, khususnya di kawasan pesisir yang memiliki potensi terdampak gelombang tsunami.
“Prioritas utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Evakuasi harus dilakukan secara cepat dan terukur ke lokasi yang aman,” ujar Edi, dikutip Minggu (5/4/2026).
Ia juga mengapresiasi langkah cepat Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam mengeluarkan peringatan dini tsunami. Namun demikian, ia mengingatkan pentingnya menjaga akurasi sistem deteksi, termasuk sensor, buoy, dan tsunami gauge, agar informasi yang disampaikan benar-benar dapat dipercaya.
Selain itu, Edi menekankan pentingnya penyebaran informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan mudah dipahami. Ia mendorong pemanfaatan teknologi seperti pesan singkat atau SMS blast untuk menjangkau masyarakat secara luas dalam waktu singkat.
Dalam penanganan darurat, Edi meminta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan bersama tim SAR, TNI, Polri, serta pemerintah daerah untuk bergerak cepat, terutama di wilayah pesisir dan daerah terpencil. Menurutnya, koordinasi lintas instansi sangat penting dalam melakukan pemetaan korban, penentuan lokasi pengungsian, hingga distribusi logistik dan layanan kesehatan.
Lebih lanjut, Komisi V DPR RI juga mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk segera melakukan asesmen kerusakan infrastruktur dalam waktu 1x24 jam, dengan fokus pada pemulihan fasilitas vital yang menunjang aktivitas masyarakat.
Di sektor transportasi, ia meminta Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memastikan kondisi pelabuhan dan bandara tetap aman dan operasional. Pemeriksaan runway dan dermaga pascagempa dinilai krusial guna mendukung kelancaran distribusi bantuan ke wilayah terdampak.
“Komisi V akan memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secara optimal, dengan koordinasi yang kuat dan fokus utama pada perlindungan masyarakat,” tegasnya.

















































































