Trenggalek, Gesuri.id - Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) guna memastikan ketersediaan pasokan LPG 3 kilogram menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Sidak tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan gas melon dalam beberapa waktu terakhir.
"Di Trenggalek hanya ada dua SPBE. Setiap hari total produksi mencapai sekitar 24 sampai 25 ribu tabung gas,” ujar Doding, Selasa (17/3/2026).
Dalam sidaknya, politisi PDI Perjuangan itu mendatangi SPBE di Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, serta SPBE di Desa Kedunglurah, Kecamatan Pogalan. Ia memastikan bahwa kedua SPBE tersebut menjadi pusat pengisian LPG untuk seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek.
Menurut Doding, meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan distribusi LPG 3 kilogram terasa cepat habis di tingkat pengecer.
"Total tambahan kuota yang diberikan mencapai 65 ribu tabung dan akan didistribusikan secara bertahap," jelasnya.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Trenggalek sebelumnya telah mengajukan permohonan tambahan kuota kepada Pertamina untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat. Hasilnya, tambahan distribusi LPG mulai disalurkan sejak Minggu (15/3/2026).
Doding berharap penambahan kuota tersebut mampu menstabilkan pasokan di lapangan sekaligus meredam fenomena panic buying yang mulai terjadi di tengah masyarakat.
"Biasanya sehari butuh dua atau tiga tabung, karena menjelang Lebaran bisa membeli lima sampai enam tabung. Ini yang membuat distribusi terasa langka," katanya.
Ia mengimbau masyarakat agar membeli LPG sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, sehingga distribusi dapat berjalan lebih merata.
Selain itu, Doding juga meminta masyarakat yang mampu, termasuk aparatur sipil negara (ASN), untuk menggunakan LPG non-subsidi ukuran 12 kilogram agar subsidi tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
"Gas 3 kilogram ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku UMKM. Kasihan kalau UMKM tidak bisa berjualan karena gas sulit didapat akibat pembelian berlebihan," tegasnya.
Doding menambahkan bahwa tambahan pasokan LPG akan disalurkan dalam empat tahap, yakni mulai Minggu (15/3/2026), Kamis berikutnya, Sabtu setelah Lebaran, serta Minggu setelahnya.
Ia berharap dengan langkah tersebut, kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Trenggalek dapat segera teratasi, sehingga masyarakat dapat menjalani Ramadan dan merayakan Idul Fitri dengan lebih tenang.

















































































