Ikuti Kami

Dorong Kenaikan Pendapatan, Ketua DPRD Jateng Sumanto Ajak Petani Beralih Tanam Sayuran Bernilai Tinggi

Kalau punya tegalan 1.000 meter persegi, bisa dipaculi sendiri 30 meter, ditanami bayam atau kangkung.

Dorong Kenaikan Pendapatan, Ketua DPRD Jateng Sumanto Ajak Petani Beralih Tanam Sayuran Bernilai Tinggi
Ketua DPRD Jateng, Sumanto saat berdialog dengan petani. Foto: Joglosemarnews.com

Karanganyar, Gesuri.id – Ketua DPRD Jawa Tengah Sumanto, yang juga politisi PDI Perjuangan, mengajak para petani mulai beralih menanam sayuran bernilai tinggi sebagai strategi meningkatkan pendapatan. Seruan itu ia sampaikan dalam acara Temu Tani di Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, yang diikuti ratusan petani dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

"Kalau punya tegalan 1.000 meter persegi, bisa dipaculi sendiri 30 meter, ditanami bayam atau kangkung. Nanti kira-kira setelah 30 hari bisa panen sayur setiap hari," ujar Sumanto, Rabu (3/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa dorongan untuk beralih ke komoditas sayuran didasari perhitungan ekonomi yang lebih menguntungkan. Harga sayuran yang relatif stabil dan meningkatnya permintaan pasar, termasuk sayuran organik, membuat komoditas ini memiliki potensi nilai jual yang menjanjikan.

Dengan memanfaatkan sebagian kecil lahan, petani dapat memanen lebih cepat dan mendapat tambahan penghasilan secara signifikan.

Sumanto memperkirakan tanaman sayuran dapat menambah pendapatan hingga Rp5 juta, terutama saat harga komoditas sedang tinggi. Selain itu, pola bertani sayur dinilai efisien karena bisa dikelola sendiri tanpa memerlukan buruh tani, terlebih apabila memanfaatkan pupuk kandang dari kotoran hewan.

"Dengan memanfaatkan lahan sedikit saja, hasilnya akan lebih banyak. Jangan terus maunya hanya menanam padi terus," katanya.

Menurutnya, perputaran modal dalam budidaya sayuran yang hanya membutuhkan waktu 30–35 hari jauh lebih kompetitif dibandingkan menanam padi yang memerlukan hingga empat bulan masa tanam. Ia mendorong petani meningkatkan kesejahteraannya serta memiliki tabungan untuk masa depan, apalagi harga gabah kini mencapai Rp7.000 per kilogram.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Prasetyo Ady Saputra turut memberikan motivasi agar para petani tetap bersemangat menggarap sawahnya.

"Ayo semangat terus bertani. Kalau bukan panjenengan yang meneruskan bertani lalu siapa lagi? Saya berdoa agar semua petani menjadi makmur," tuturnya.

Kepala Desa Dawung, Suyadi, mengapresiasi langkah Sumanto yang dinilai konsisten memberikan perhatian kepada para petani. Ia berharap inovasi dalam pengelolaan lahan dapat terus dikembangkan.

"Para petani di Desa Dawung ini tergabung dalam Gapoktan Karya Tani. Sekarang ini bertani hasilnya lumayan, pupuk juga sudah gampang dicari dan harganya stabil," pungkasnya.

Quote