Ikuti Kami

DPD PDI Perjuangan Sumut Salurkan Tali Asih untuk 21 Siswa Terdampak Program MBG di Asahan

Penyerahan bantuan ini berlangsung di MTsN 2 Asahan, Kisaran, Senin (5/10).

DPD PDI Perjuangan Sumut Salurkan Tali Asih untuk 21 Siswa Terdampak Program MBG di Asahan
​Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan.

Asahan, Gesuri.id — DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara melanjutkan aksi kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan tali asih kepada 21 siswa terdampak masalah pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Asahan. 

Penyerahan bantuan ini berlangsung di MTsN 2 Asahan, Kisaran, Senin (5/10).

​Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada para siswa serta keluarga yang sempat mengalami insiden dugaan keracunan makanan. Aksi nyata ini juga menjadi wujud pelaksanaan arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, agar para kader senantiasa hadir menangani kesulitan masyarakat.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

​Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan kelanjutan dari program aksi sosial serupa yang sebelumnya telah dilaksanakan di Kabupaten Karo.

​“Kami ingin memastikan anak-anak dan keluarga yang terdampak tahu bahwa mereka tidak sendirian. Kami hadir untuk memberikan pendampingan dan dukungan moral di tengah situasi sulit yang mereka hadapi,” ujar Sutrisno di Kisaran, Senin.

​Sutrisno menekankan, perhatian yang diberikan bukan sebatas nominal bantuan, melainkan upaya pemulihan psikologis bagi para siswa dan orang tua setelah mengalami kejadian yang tidak diharapkan.

​“Kita bisa membayangkan bagaimana trauma yang dirasakan anak-anak dan kekhawatiran para orang tua. Oleh karena itu, kami datang langsung untuk mendengarkan aspirasi mereka sekaligus memberikan penguatan. Harapan kami, para siswa bisa segera pulih dan kembali belajar dengan tenang,” tambahnya.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

​Ia menjelaskan, tali asih tersebut bersumber dari dana gotong royong kader PDI Perjuangan Sumatera Utara. Bantuan disalurkan dalam bentuk tabungan melalui kerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI), dengan besaran yang disesuaikan berdasarkan tingkat kondisi kesehatan siswa terdampak.

​Untuk kategori rawat inap, siswa menerima bantuan sebesar Rp500 ribu per orang. Sementara itu, bagi siswa terdampak yang tidak menjalani perawatan inap, bantuan diberikan sebesar Rp300 ribu per orang. Adapun bagi siswa bergejala berat yang dirujuk ke rumah sakit (khususnya pada kasus di Kabupaten Karo sebelumnya), bantuan disalurkan sebesar Rp2,5 juta per orang.

​Melalui aksi ini, DPD PDI Perjuangan Sumut berharap proses pemulihan fisik maupun mental para siswa dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas belajar-mengajar di sekolah dapat kembali normal.

Quote