Ikuti Kami

Edi Purwanto: Pembangunan Tol di Jambi Tidak Boleh Berhenti Pada Satu Ruas Saja

Dorongan tersebut disampaikan Edi setelah beberapa waktu lalu meninjau langsung kondisi rest area di Tol Sebapo.

Edi Purwanto: Pembangunan Tol di Jambi Tidak Boleh Berhenti Pada Satu Ruas Saja
Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPR RI daerah pemilihan (Dapil) Jambi, Edi Purwanto, mendorong percepatan pembangunan dan pengoperasian sejumlah ruas jalan tol di Provinsi Jambi. Menurutnya, peningkatan konektivitas antarwilayah penting untuk membuka akses ekonomi yang lebih luas dan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan jalan tol di Jambi harus terus berlanjut. Kita tidak boleh berhenti pada satu ruas saja,” kata Edi, Senin (31/8/2026).

Dorongan tersebut disampaikan Edi setelah beberapa waktu lalu meninjau langsung kondisi rest area di Tol Sebapo bersama Kepala Balai Jalan dan Kepala Cabang HK Jambi. Dalam kunjungan tersebut, Edi sekaligus meminta kepastian mengenai waktu mulai difungsikannya fasilitas tersebut.

Menurut Edi, keberadaan rest area tidak hanya menjadi fasilitas pendukung bagi pengguna jalan tol, tetapi juga memiliki potensi menjadi ruang tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, ia meminta proses pengoperasian fasilitas tersebut tidak berlarut-larut.

Selain meninjau rest area Tol Sebapo, Edi juga menyoroti perkembangan pembangunan Tol Bayung Lencir-Betung. Ia mendorong agar pembangunan ruas tersebut terus dipacu sehingga target penyelesaian pada 2026 dapat tercapai.

Edi menilai pembangunan jaringan tol di Jambi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar konektivitas antarwilayah semakin kuat. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar distribusi barang dan hasil produksi.

Menurutnya, semakin baik jaringan jalan yang tersedia, maka waktu tempuh dan biaya distribusi dapat ditekan. Kondisi tersebut pada akhirnya akan memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha.

Edi juga menegaskan pembangunan Tol Jambi-Rengat harus mulai berjalan pada 2027. Berbagai tahapan persiapan, kata dia, perlu dipastikan sejak sekarang agar pembangunan dapat berjalan sesuai target dan tidak mengalami keterlambatan.

“Target kita, tahun 2027 pembangunan Tol Jambi-Rengat sudah dimulai. Karena itu, persiapannya harus dipastikan dari sekarang,” sebutnya.

Ia menegaskan pembangunan jalan tol bukan sekadar proyek infrastruktur. Lebih dari itu, kehadiran tol harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan akses, efisiensi distribusi, serta munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kita ingin akses masyarakat semakin mudah, distribusi barang lebih lancar, dan semakin banyak peluang usaha yang terbuka bagi masyarakat Jambi,” katanya.

Karena itu, Edi mendorong pemerintah dan pihak terkait untuk terus memperkuat koordinasi serta memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, percepatan infrastruktur harus dibarengi dengan kesiapan fasilitas pendukung dan strategi agar masyarakat lokal turut memperoleh manfaat ekonomi.

Dengan percepatan pembangunan sejumlah ruas tol tersebut, Jambi diharapkan semakin terhubung dengan wilayah lain dan memiliki daya saing ekonomi yang lebih kuat. Infrastruktur jalan tol juga diharapkan menjadi salah satu fondasi untuk mendorong investasi, memperluas peluang usaha, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Quote