Ikuti Kami

Ganjar Temukan Antrean BBM Nyaris 3 Jam di Bali, Warga Keluhkan Bensin Susah Dicari

​Saat disapa, beberapa pengendara mengaku harus menunggu hingga berjam-jam demi mendapatkan BBM.

Ganjar Temukan Antrean BBM Nyaris 3 Jam di Bali, Warga Keluhkan Bensin Susah Dicari
Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPP PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menyoroti fenomena antrean panjang kendaraan saat pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU di Bali.

​Pengalaman tersebut diunggah langsung oleh Ganjar melalui akun X (sebelumnya Twitter) miliknya pada Kamis (15/10/2026). Dalam video yang diunggah dari atas mobil, ia menyapa dan berbincang langsung dengan sejumlah pengendara yang tengah mengantre.

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

​“Saya di Bali hari ini dan menyaksikan panjang dan lamanya antrean BBM di SPBU. Ada yang sampai 3 jam antre belum terisi kendaraannya,” tulis Ganjar.

​Saat disapa, beberapa pengendara mengaku harus menunggu hingga berjam-jam demi mendapatkan BBM. Bahkan, ada warga yang mengantre sejak dini hari.

​"Sudah berapa jam?" tanya Ganjar kepada seorang warga.

"Dua jam setengah. Susah cari bensin," jawab pengendara tersebut.
​Warga lainnya bahkan mengaku harus menunggu hingga lebih dari tiga jam. 

Menanggapi situasi itu, Ganjar mengimbau warga untuk bersabar sembari berharap pihak terkait segera menyelesaikan kendala distribusi.

​“Di medsos dan berita, bahkan ada yang antre dari jam 2 pagi sampai matahari terbit baru bisa dapat BBM. Saya berharap situasi ini segera teratasi dan distribusi BBM bisa kembali pulih seperti sedia kala,” ujar mantan Gubernur Jawa Tengah tersebut.

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

​Menanggapi kelangkaan dan antrean panjang tersebut, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Bali.

​Simon menjelaskan bahwa penyebab utama gangguan pasokan adalah kendala teknis pada jangkar kapal tanker BBM. Akibatnya, proses bongkar muat yang dijadwalkan pada Senin (12/10/2026) pukul 06.30 WITA baru bisa terlaksana malam harinya sekitar pukul 22.00 WITA. 

Selain itu, tingginya konsumsi Pertalite di Bali yang mencapai 2.200 kiloliter per hari turut memperberat beban distribusi.

Quote