Blitar, Gesuri.id — Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur Wahono, menegaskan bahwa berbagai persoalan yang disuarakan oleh generasi muda tidak boleh sekadar menjadi bahan diskusi di dalam forum.
Aspirasi tersebut harus ditindaklanjuti secara serius melalui koordinasi dengan para pemangku kepentingan hingga bermuara pada lahirnya kebijakan konkret dari pemerintah.
Hal tersebut disampaikannya saat memimpin kegiatan Sosialisasi Pendidikan terhadap Dinamika Pemerintahan bersama kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Blitar di Esteje Cafe, Pinus Loji, Desa Tulungrejo, Kecamatan Gandusari, Sabtu (26/9/2026).
Baca: Ganjar Pranowo Sosok Pemimpin yang Disukai Semua Kalangan
Dalam forum penyerapan aspirasi tersebut, sejumlah isu krusial mengemuka, mulai dari maraknya kasus perundungan (bullying), tantangan akses pendidikan, hingga kesejahteraan guru honorer. Guntur menilai permasalahan ini memerlukan penanganan lintas sektor yang terintegrasi.
"Banyak persoalan yang disampaikan dan itu sangat menarik sekali. Kami akan merasa bersyukur dan merasa bermanfaat manakala bisa ikut mengurai, mencarikan jalan keluar dan solusi atas persoalan yang dihadapi anak-anak muda saat ini, termasuk masalah bullying," ujar Guntur.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar ini berencana memperluas cakupan forum serupa ke beberapa titik wilayah di Dapil VII (Kabupaten/Kota Blitar dan Tulungagung). Langkah ini dinilai penting agar lebih banyak aspirasi pelajar dan generasi muda yang terakomodasi secara maksimal.
Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo
Lebih lanjut, Guntur menekankan pentingnya membangun kolaborasi yang erat antara kelompok nasionalis dan religius demi menciptakan masyarakat yang maju serta berwawasan luas. Ia juga mendorong anak muda agar tidak bersikap apolitis, melainkan memahami dinamika pemerintahan sebagai instrumen perjuangan.
Di sela-sela acara yang turut menghadirkan Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya sebagai narasumber itu, Guntur menegaskan komitmen partainya dalam mengawal aspirasi masyarakat, termasuk alokasi anggaran APBD Jatim untuk pembangunan tempat ibadah dan pondok pesantren.
Sementara itu, Ketua PC IPNU Kabupaten Blitar, Muhammad Miftahusurur, menyambut baik kegiatan ini. Ia mengapresiasi kehadiran legislatif di tengah-tengah pelajar guna mendengarkan langsung ragam persoalan riil di lapangan.

















































































