Ikuti Kami

Gus Falah Tegaskan Temuan SKK Migas Muluskan Transisi Energi

SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Citic Seram Energy mengklaim telah menemukan 15,02 juta kaki kubik gas di Pulau Seram.

Gus Falah Tegaskan Temuan SKK Migas Muluskan Transisi Energi
Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah).

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menyatakan, temuan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) atas 15,02 juta kaki kubik gas di Pulau Seram, Maluku bisa memuluskan transisi energi di Indonesia. 

Belum lama ini, SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Citic Seram Energy mengklaim telah menemukan 15,02 juta kaki kubik gas di Pulau Seram, Maluku.

Baca: Gus Falah Optimistis Pertamina Mampu Tingkatkan Produksi

Gus Falah menyatakan, temuan tersebut akan memuluskan transisi energi nasional dari energi fosil ke energi terbarukan. Sebab, dalam transisi energi itu, peran gas sangat penting sebagai energi transisi.

"Gas ini khan emisi karbonnya lebih rendah dari emisi energi fosil pada umumnya, sehingga menjadi andalan dalam transisi ini. Maka, temuan SKK Migas di Pulau Seram itu adalah kabar gembira bagi transisi energi nasional," ujar Gus Falah dalam keterangan tertulis kepada Gesuri.id, Jumat  (24/2). 

Politikus PDI Perjuangan itu melanjutkan, saat ini pun gas bumi mempunyai kontribusi besar dalam bauran energi primer Indonesia. Saat ini porsi gas dalam bauran energi primer Indonesia sebesar 19,3%, dan diprediksi terus meningkat.

Bahkan, lanjut Gus Falah, dalam Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), pemerintah memproyeksikan porsi gas bumi dalam bauran energi primer Indonesia pada 2050 menjadi sekitar 24%, terbesar kedua setelah Energi Baru Terbarukan.

Baca: Basarah Anjurkan Perkuat Ketahanan Ideologi Desa

Hanya saja, Gus Falah mengingatkan agar proses selanjutnya dilakukan secara cermat dan hati-hati oleh SKK Migas dan pihak KKKS. Sebab, lokasi cadangan berada di wilayah remote.

"Butuh kecermatan dan kehati-hatian, agar proses selanjutnya bisa dilakukan dengan lancar dan baik, hingga produksi gas pun bisa dilakukan secara optimal," ujarnya.

Quote