Ikuti Kami

Ini Kisah Inspiratif Atikoh Yang Terapkan Anti-Korupsi Dari Lingkup Keluarga

Cara sederhana yang selalu dia terapkan adalah dengan merasa cukup.

Ini Kisah Inspiratif Atikoh Yang Terapkan Anti-Korupsi Dari Lingkup Keluarga
Istri dari calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, Situ Atikoh.

Jakarta, Gesuri.id - Istri Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, menegaskan dirinya telah menerapkan anti-korupsi mulai dari lingkup keluarga.

Cara sederhana yang selalu dia terapkan adalah dengan merasa cukup.

Hal ini membuat Siti Atikoh, Ganjar Pranowo dan Alam Ganjar tidak pernah goyah jika mendapat lobi dari oknum tertentu yang memiliki suatu kepentingan. 

Baca: Mengulik Gaya Kepemimpinan Transformasional Ganjar Pranowo

"Saya selalu diskusi apa yang boleh dan tidak boleh, apa yang bisa saya lakukan dan tidak boleh saya lakukan, saya mengingatkan diri sendiri, mengingatkan Mas Ganjar, saling mengingatkan juga," kata Siti Atikoh dalam acara Sarasehan Ibu Bersama Rakyat: Memperingati Hari Anti-Korupsi, di Pullman Hotel, Jakarta, Sabtu (9/12). 

Cucu dari KH Hisyam A Karim, pendiri Pondok Pesantren Riyadlus Sholihin Kalijaran ini juga tidak pernah lupa untuk saling mengingatkan kepada Ganjar Pranowo dan Alam Ganjar untuk merasa cukup. Dengan saling mengingatkan, prinsip antikorupsi tidak pernah luntur di keluarga Ganjar Pranowo. 

"Saya selalu bilang, saya berasal dari keluarga yang sangat-sangat biasa, jadi biasanya saya kalau sama Mas Ganjar 'ayah kita itu sudah lebih dari cukup, capaian ini beyond our imagination'," kata Atikoh.

"Nggak pernah kepikiran saya bisa menjadi istri seorang anggota DPR RI, menjadi istri seorang gubernur, karena kita bener-bener berangkat dari masyarakat yang sangat sederhana," ujarnya lagi. 

Baca: Ganjar Pranowo Berpeluang Dapatkan Trah Gelar Wahyu Mataram

Walaupun suami sudah memiliki jabatan, prinsip anti-korupsi Atikoh tidak pernah luntur. Dirinya tidak pernah lupa untuk selalu bersyukur. 

Atikoh menjelaskan, secara kebutuhan finansial serta sandang, pangan dan papan sudah terpenuhi.

"Kita mau cari apa lagi, sudah lebih dari cukup. Sekarang waktu kita itu memang benar-benar digunakan, dikembalikan ke masyarakat," katanya.

Quote