Ikuti Kami

Ipuk Bagikan Sembako ke Warga Terdampak PPKM Darurat

Di mana sembako tersebut merupakan hasil dari gerakan Hari Belanja di Pasar Rakyat dan UMKM yang digalakkan oleh Pemkab setempat.

Ipuk Bagikan Sembako ke Warga Terdampak PPKM Darurat
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Banyuwangi, Gesuri.id - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas membagikan sembako kepada warga yang terdampak PPKM darurat, di mana sembako tersebut merupakan hasil dari gerakan Hari Belanja di Pasar Rakyat dan UMKM yang digalakkan oleh Pemkab setempat.

Gerakan Hari Belanja Pasar Rakyat dan UMKM melibatkan ribuan ASN, karyawan BUMN, BUMD, dan swasta berbelanja sembako di pasar dan warung terdekat,d an hasilnya didonasikan untuk membantu warga yang membutuhkan.

Baca: Bobby Serahkan Klaim Santunan JKM dan JHT

"Hari ini dan besok dibagikan ke ribuan penerima, ada yang lewat satgas kabupaten, ada yang juga lewat satgas kecamatan. Dibagikan langsung untuk membantu warga yang terdampak. Ini tahap awal, kami siapkan juga selanjutnya, termasuk ada beberapa program yang sedang disiapkan dari APBD," kata Bupati Ipuk di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/7).

Bupati Ipuk sendiri membagikan kepada perwakilan lebih dari 800 pegawai toko yang harus tutup selama PPKM darurat di sejumlah kecamatan.

Baca: Tegas! Fraksi PDI Perjuangan Tolak Keberadaan Stafsus Bupati

"Saya mohon maaf harus ada pembatasan aktivitas masyarakat. Ini situasi sulit, tapi pemerintah, TNI, Polri, harus mengambil kebijakan pengendalian aktivitas agar bisa menekan penularan COVID-19 untuk melindungi masyarakat semua," ujarnya.

Selain itu, Ipuk juga membagikan sembako ke sejumlah warga termasuk pengemudi becak, yang pendapatan hariannya berkurang pada masa PPKM darurat.

"Protokol kesehatannya benar-benar dijaga. Selalu pakai masker. Jaga jarak. Aktivitas warung dan kafe tetap boleh, tapi harus take away, tidak boleh makan-minum di tempat untuk sementara. Tolong ya, karena ini bukan untuk pemerintah, tapi untuk kesehatan warga sendiri mengingat penyebaran virus masih terus terjadi," kata Ipuk.

Quote