Ikuti Kami

Kawal Pemulihan Wisata Padang, Nila Yani Tekankan Mitigasi dan Kebangkitan UMKM

Menurut Nila, enam bulan ke depan merupakan fase krusial untuk percepatan ekonomi.

Kawal Pemulihan Wisata Padang, Nila Yani Tekankan Mitigasi dan Kebangkitan UMKM
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani.

Padang, Gesuri.id – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani, menegaskan bahwa pemulihan sektor pariwisata, ekonomi kreatif (ekraf), dan UMKM pascabencana di Kota Padang serta Sumatera Barat harus dilakukan secara terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan. 

DPR RI berkomitmen mengawal ketat proses ini guna memastikan bantuan tepat sasaran bagi masyarakat kecil.
"Pemulihan tidak boleh setengah hati. Negara harus hadir memastikan destinasi kembali pulih, UMKM mulai berjualan, dan pelaku ekraf kembali produktif," ujar Nila dalam keterangannya, Jumat (13/2).

Baca: Ganjar Pranowo Pimpin Demo Hari Antikorupsi 

Menurut Nila, enam bulan ke depan merupakan fase krusial untuk percepatan ekonomi. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak boleh hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menggerakkan roda ekonomi warga terdampak, termasuk mereka yang berada di hunian sementara (huntara).

Ia mendesak adanya langkah konkret berupa:

1. Relaksasi Pembiayaan: Mempermudah akses Kredit Usaha Rakyat (KUR).

2. Penguatan Literasi Bisnis: Agar pelaku usaha tidak terjerat beban cicilan di masa sulit.

3. Pembukaan Ruang Ekonomi: Menciptakan peluang baru bagi pedagang kecil dan pekerja wisata.

"Pemulihan harus berorientasi pada kembalinya omzet, bukan sekadar bantuan simbolis," tambahnya.

Di sektor ekonomi kreatif, Nila mengusulkan pemetaan menyeluruh terhadap pelaku ekraf yang terdampak serta koordinasi lintas kementerian. Salah satu langkah inovatif yang ditawarkan adalah pelibatan anak muda melalui lokakarya (workshop) konten digital sebagai sarana promosi daerah sekaligus pembangun optimisme.

Nila juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang telah memetakan 67 destinasi wisata terdampak. Ia mendukung penerapan konsep volunteer tourism sebagai model kebangkitan berbasis partisipasi publik.

Berdasarkan data sementara, terdapat 67 destinasi wisata yang terdampak, termasuk 14 homestay. Total nilai kerusakan diperkirakan mencapai Rp45,5 miliar dengan kerugian ekonomi sebesar Rp16,7 miliar.

Terkait hal tersebut, Nila menekankan pentingnya percepatan finalisasi dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) agar sinergi antara pemerintah pusat dan daerah berjalan sinkron.

Baca: 9 Prestasi Mentereng Ganjar Pranowo Selama Menjabat Gubernur

"DPR RI akan memastikan prinsip build back better dijalankan dengan mitigasi matang agar bencana serupa tidak kembali melumpuhkan ekonomi rakyat," tegasnya.

Sebagai penutup, Nila menyatakan bahwa Komisi VII DPR RI akan terus menyelaraskan program kementerian dengan kebutuhan riil di daerah. Tujuannya agar pariwisata Padang bangkit lebih kuat dan UMKM tetap menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat.

Quote