Jakarta, Gesuri.id — Panitia Khusus (Pansus) Reforma Agraria dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) DPRD DKI Jakarta menggelar Diskusi Publik yang sekaligus menjadi Forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (31/7/2026).
Ketua Pansus Reforma Agraria dan PTSL DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menghadirkan perwakilan titik simpul warga pendampingan Kampung Kota se-DKI Jakarta sebagai audiens.
Menurut Rio, dialog tersebut merupakan wujud komitmen DPRD DKI Jakarta dalam mengawal kebijakan reforma agraria. Langkah ini tidak hanya berfokus pada ranah hukum, tetapi juga menyentuh langsung akar persoalan warga Jakarta.
"Pansus berkomitmen mengawal dan memastikan bahwa redistribusi tanah di ibu kota tidak berhenti pada selembar sertifikat saja, melainkan juga menyangkut akses pemanfaatan lahan yang produktif bagi rakyat kecil dan petani urban," ujar Rio.
Ia menambahkan, DPRD DKI Jakarta melalui Pansus Reforma Agraria dan PTSL berupaya menjembatani aspirasi masyarakat dengan menghadirkan para pemangku kepentingan, mulai dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Komisi II DPR RI, hingga pakar agraria.
"Target konkretnya adalah menyamakan persepsi mengenai langkah penyelesaian masalah agraria, khususnya percepatan penanganan konflik melalui penetapan objek reforma agraria di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Selain itu, kami ingin memastikan program PTSL berjalan transparan dan tepat sasaran," tegas mantan Ketua GMNI Jakarta tersebut.
Menariknya, dalam kegiatan ini langsung dibentuk Forum Perjuangan Warga untuk Tanah Rakyat di setiap perwakilan wilayah yang hadir. Forum ini berfungsi sebagai wadah koordinasi tindak lanjut pasca-acara sekaligus ruang pemantauan laporan lapangan secara real-time.
Dengan adanya forum tersebut, Pansus diharapkan dapat merespons cepat berbagai kendala di tingkat warga serta menindaklanjuti rekomendasi dialog publik menjadi produk kebijakan DPRD yang berpihak pada kepentingan tanah rakyat.
Diskusi publik ini dipandu oleh Koordinator Front Perjuangan Tanah Rakyat (FPTR), Gilbert Pasaribu, sebagai moderator.
Sejumlah narasumber terkemuka turut hadir dalam forum ini, di antaranya Anggota Komisi II DPR RI H. Muhammad Giri Ramanda NK, Pakar Reforma Agraria Perkotaan Iwan Nurdin, Kepala Kanwil BPN DKI Jakarta Erry Juliani Pasoreh, serta Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta Vera Revina Sari.

















































































