Jakarta, Gesuri.id - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, meresmikan Grand Opening Cafe Batu di Jalan S. Parman No. AB1, Pontianak, Sabtu (1/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, Krisantus mengapresiasi kehadiran Cafe Batu sebagai investasi baru yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kalimantan Barat.
“Budaya kopi di Pontianak bukan sekadar menikmati secangkir kopi, tetapi telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Dari sinilah lahir berbagai ide, diskusi, hingga kolaborasi yang membangun daerah,” ujar Krisantus.
Peresmian Cafe Batu ditandai dengan pengguntingan pita dan pembukaan kain penutup sebagai simbol dimulainya operasional salah satu destinasi kuliner baru di Kota Pontianak.
Dalam sambutannya, Krisantus menilai perkembangan sektor usaha kuliner memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal. Menurutnya, hadirnya investasi baru juga menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi di Kalimantan Barat.
Ia mengatakan, Kota Pontianak selama ini dikenal sebagai Kota Seribu Warung Kopi. Warung kopi tidak hanya menjadi tempat menikmati minuman, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang melahirkan berbagai ide, inovasi, dan kolaborasi bagi masyarakat.
Seiring perkembangan zaman, lanjut Krisantus, fungsi kafe kini semakin berkembang sebagai third place atau ruang ketiga setelah rumah dan tempat kerja.
“Di tempat seperti ini masyarakat bisa berkumpul, berdiskusi, bekerja secara fleksibel, hingga melahirkan berbagai kreativitas,” katanya.
Krisantus berharap Cafe Batu dapat berkembang menjadi usaha yang profesional, memberikan pelayanan terbaik, serta menjadi salah satu pilihan destinasi kuliner bagi masyarakat Pontianak maupun wisatawan yang berkunjung ke Kalimantan Barat.
“Saya doakan dari lubuk hati yang paling dalam, setulus-tulusnya, semoga Cafe Batu menjadi kafe yang maju, selalu ramai dikunjungi, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh konsumen,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Krisantus juga menekankan pentingnya investasi sebagai penggerak perekonomian daerah. Menurutnya, investasi yang masuk ke Kalimantan Barat hingga saat ini telah mampu menyerap sekitar 81.137 tenaga kerja lokal.
Ia turut mengapresiasi konsep Cafe Batu yang memadukan desain modern dengan sentuhan kearifan lokal. Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya tentu sangat senang semakin banyak kafe berkualitas berdiri di Kalimantan Barat, khususnya di Kota Pontianak. Dampak bergandanya sangat besar, mulai dari mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, hingga mempercantik wajah kota sebagai destinasi wisata yang semakin diminati, baik wisatawan domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat berharap kehadiran Cafe Batu tidak hanya menambah pilihan destinasi kuliner di Kota Pontianak, tetapi juga memperkuat sektor ekonomi kreatif, meningkatkan iklim investasi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja.

















































































