Ikuti Kami

Lasarus Desak Operasi SAR Kapal Virgo Transpor 8 Terus Dilanjutkan

Kapal Motor Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa pada tanggal 13 September 2026 itu sudah menyentuh dasar laut.

Lasarus Desak Operasi SAR Kapal Virgo Transpor 8 Terus Dilanjutkan
Ilustrasi. Tim SAR gabungan mengangkat kantong berisi jenazah korban kapal motor penumpang (KMP) Virgo Transport 8 yang tiba di Pelabuhan Tri Sakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026). (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/YU)

Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi V DPR RI Lasarus meminta kepada Badan SAR Nasional (Basarnas) operasi SAR terus dilanjutkan sampai ada kepastian tidak ada lagi korban yang terjebak di dalam lambung kapal. Terlebih, sebagian badan kapal masih terlihat dari permukaan laut.

Pasalnya, Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa pada tanggal 13 September 2026 kini sudah menyentuh dasar laut.

"Jadi intinya gini, Pak Menteri Perhubungan dan Pak Kepala Basarnas, kita berharap, Pak, operasi ini diteruskan. Itu permintaan keluarga korban kepada kami di DPR karena kami membidangi ini, sampai betul-betul dipastikan sudah tidak ada lagi korban yang terjebak di dalam kapal itu, ya,” kata Lasarus,  Minggu (27/9/2026).

Hal itu disampaikan Lasarus kepada Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengenai kondisi terkini kapal.

Lasarus lebih dulu memastikan apakah kapal tersebut sudah tenggelam sepenuhnya.

Syafii menjelaskan sebagian kapal memang sudah menyentuh dasar laut. Namun, posisi kapal masih mengalami kemiringan dan sebagian bagian kapal masih dapat terlihat dari atas permukaan.

"Masih, kalau dari atas masih kelihatan,” ujar Syafii.

Lasarus kemudian menanyakan kemungkinan masih adanya ruang di dalam lambung kapal yang terisi udara. Syafii menyebut kemungkinan itu masih ada berdasarkan pengamatan visual tim SAR.

Kemungkinan masih ada, dengan kami melihat secara visual pada saat ada pemecahan masih ada kadang-kadang ada pressure yang keluar, juga ada pressure yang ketarik. Itu yang kami lihat,” kata Syafii.

Temuan tersebut menjadi perhatian karena keberadaan bagian kapal yang masih terlihat dan adanya tekanan udara dari dalam menunjukkan kondisi kapal belum sepenuhnya dapat dipastikan.

Karena itu, Lasarus meminta operasi pencarian tidak dihentikan sebelum seluruh kemungkinan keberadaan korban di dalam kapal dipastikan.

Quote