Jakarta, Gesuri.id - Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, bersama anggota Komisi IV dan unsur organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kota Medan melakukan kunjungan ke sebuah pabrik tahu milik warga di Jalan Rumah Potong Hewan, Lingkungan 10, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Selasa (27/1/2026).
Dalam kunjungan tersebut, DPRD menemukan kondisi pabrik yang jorok, berbau busuk, serta tidak memiliki sejumlah izin dan pengelolaan air limbah.
“Kita sangat miris melihat kondisi pabrik seperti ini, jorok dan bau. Maka aparat kelurahan dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Medan supaya memberikan pembinaan. Sehingga para pelaku UMKM dapat berkembang dan produksinya terjamin higienisnya,” ujar Paul Mei Anton Simanjuntak, dikutip Rabu (28/1)..
Kunjungan Komisi IV DPRD Kota Medan bersama OPD Pemko Medan itu dilakukan sebagai tindak lanjut atas pengaduan masyarakat terkait keberadaan pabrik tahu yang limbahnya mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap di sekitar permukiman warga.
Pada kesempatan tersebut, Paul juga mengingatkan pemilik pabrik tahu, Rudi Surano, agar lebih memperhatikan kebersihan proses produksi sehingga kesehatan dan kualitas tahu yang dihasilkan dapat terjamin.
“Kita tidak anti pengusaha tetapi pelaku usaha hendaknya mentaati aturan yang ada serta menjaga kualitas dan higienis proksinya. Apalagj ini produksi Tahu yang sangat banyak diminiati semua kalangan,” sebut Paul Mei Anton Simanjuntak, politisi PDI Perjuangan itu.
Sementara itu, pemilik pabrik tahu, Rudi Surano, mengakui pihaknya belum memiliki saluran drainase di kawasan pabrik tahu yang dikelolanya.
“Akses parit kami memang gak ada. Kami numpang akses parit yang ada dekat jalan tol di seberang ini,” paparnya.
Terkait perizinan, Rudi menyebut pihaknya telah berupaya mengurus kewajiban administrasi usaha, namun mengalami kendala di instansi terkait.
“Mau ngurus PBB pun ditolak-tolak aja. Saya berharap, pemerintah menyediakan wadah komunitas untuk pelaku UMKM seperti kami. Karena selama ini kami berdiri sendiri,” pungkasnya.

















































































