Ikuti Kami

Rokhmin Dahuri: Program Lanjutan Bantuan Pangan Harus Berorientasi Pada Pemberdayaan Masyarakat

Rokhmin menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog, Bupati Cirebon, serta Pemerintah Desa Dompyong Kulon atas dukungan dan sinergi.

Rokhmin Dahuri: Program Lanjutan Bantuan Pangan Harus Berorientasi Pada Pemberdayaan Masyarakat
Anggota Komisi IV DPR RI Prof. Rokhmin Dahuri menghadiri kegiatan peluncuran penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2025 di Balai Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu 12 November 2025.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI Prof. Rokhmin Dahuri menghadiri kegiatan peluncuran penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2025 di Balai Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutannya, Rokhmin menyampaikan apresiasi kepada Perum Bulog, Bupati Cirebon, serta Pemerintah Desa Dompyong Kulon atas dukungan dan sinergi dalam penyelenggaraan program tersebut.

“Saya juga berterima kasih kepada warga Dompyong Kulon yang telah memberikan kepercayaan pada saya saat Pileg kemarin. Melalui bantuan pangan ini, kami ingin mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Rokhmin, dikutip Kamis (13/11/2025).

Ia menegaskan bahwa program bantuan pangan bersifat sementara dan tidak boleh menjadi ketergantungan jangka panjang. Menurutnya, pemerintah perlu memastikan adanya program lanjutan yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.

“Dengan swasembada pangan dan peningkatan produktivitas, kita harapkan masyarakat menjadi sejahtera dan tidak bergantung pada bantuan,” ujar Rokhmin.

Rokhmin juga mengungkapkan bahwa kemungkinan program bantuan pangan akan tetap berlanjut pada tahun 2026 sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, antara pemerintah, Bulog, dan masyarakat, untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan berdampak nyata.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Barat, Nurman Susilo, menjelaskan bahwa Kabupaten Cirebon menjadi daerah ke-8 di Jawa Barat yang resmi meluncurkan program bantuan pangan tahun 2025.

“Untuk penyaluran kali ini, selain beras, juga ada minyak goreng. Setiap kali minyak masuk ke Bulog, akan langsung disalurkan ke masyarakat penerima manfaat,” jelas Nurman.

Ia menambahkan, Bulog berkomitmen menjaga kualitas, ketepatan administrasi, dan pelayanan terbaik dalam setiap tahap penyaluran.

“Kami juga mendapat data penerima manfaat dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang bersumber dari Kementerian Sosial. Pemerintah desa diharapkan melakukan verifikasi dan melaporkan perubahan data penerima,” tambahnya.

Kuwu Desa Dompyong Kulon, Khumaedi, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas terselenggaranya program tersebut.

“Bantuan dari Prof. Rokhmin Dahuri berupa sembako beras sebanyak 20 kilogram. Karena desa kami juga memiliki peternakan ayam petelur, maka kami tambahkan bantuan telur ayam bagi warga. Semoga bermanfaat, terutama bagi warga yang membutuhkan,” ujar Khumaedi yang akrab disapa Aldy.

Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon saat ini masih sekitar 6,7 persen. Bantuan pangan ini tentu sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemkab Cirebon tengah gencar melakukan berbagai upaya pengentasan kemiskinan, termasuk melalui job fair ketenagakerjaan di berbagai wilayah.

“Harapannya masyarakat pencari kerja bisa terserap di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Cirebon, sehingga tingkat kemiskinan dapat terus menurun,” pungkasnya.

Quote