Ikuti Kami

Rokhmin Tawarkan Solusi Konkret ke Masyarakat Pesisir Atasi Banjir Rob Hingga Tekanan Ekonomi

"Kita ingin kesejahteraan masyarakat bisa lebih meningkat dengan adanya program solusi yang kita tawarkan."

Rokhmin Tawarkan Solusi Konkret ke Masyarakat Pesisir Atasi Banjir Rob Hingga Tekanan Ekonomi
Anggota Komisi IV DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan, Rokhmin Dahuri, kembali pulang ke tanah kelahirannya di Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat pesisir yang selama ini menghadapi berbagai persoalan, mulai dari banjir rob hingga tekanan ekonomi.

“Kita ingin kesejahteraan masyarakat bisa lebih meningkat dengan adanya program solusi yang kita tawarkan, dan harapan kami bantuan tersebut memang tepat sasaran,” kata Rokhmin, dikutip Kamis (19/2/2026).

Kehadiran Rokhmin di kampung halamannya bukan sekadar agenda seremonial. Di Blok Karang Biting, ia mengikuti forum silaturahmi yang berkembang menjadi dialog terbuka dan penuh dinamika. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

Mulai dari kondisi sungai sepanjang kurang lebih 800 meter yang dangkal dan menyulitkan akses perahu nelayan, hingga ancaman banjir rob yang kerap merendam permukiman saat air laut pasang.

Tak hanya itu, kebutuhan pembangunan jembatan penyeberangan juga menjadi sorotan utama. Warga menilai keberadaan jembatan sangat mendesak demi keselamatan anak-anak sekolah yang setiap hari harus melintasi jalur berisiko. Aspirasi tersebut disampaikan dengan harapan adanya dukungan konkret dari pemerintah pusat melalui jalur legislatif.

Para nelayan pun menyampaikan keluhan mereka terkait keterbatasan sarana melaut. Minimnya kepemilikan perahu dan jaring membuat sebagian dari mereka terpaksa berutang untuk bisa tetap bekerja. Kondisi ini dinilai mempersempit ruang gerak ekonomi masyarakat pesisir yang sangat bergantung pada hasil tangkapan harian.

Di sektor lain, pedagang kecil dan pelaku UMKM juga berharap adanya dukungan permodalan yang lebih mudah diakses. Mereka menginginkan bantuan yang tidak hanya bersifat sesaat, melainkan berkelanjutan agar usaha bisa berkembang dan membuka lapangan kerja baru di tingkat desa.

Permasalahan sektor peternakan ayam turut mencuat dalam dialog tersebut. Sejumlah warga mengaku banyak usaha ternak yang gulung tikar akibat lemahnya sistem pemasaran dan fluktuasi harga. Kondisi ini memperparah situasi ekonomi keluarga yang sebelumnya menggantungkan penghasilan dari usaha tersebut.

Menanggapi beragam aspirasi itu, Rokhmin menawarkan solusi konkret berupa program peternakan ayam petelur dengan skema bantuan 600 ekor ayam berikut pakan awal. Program ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi bagi warga agar memiliki sumber pendapatan yang lebih stabil.

Ia juga mendorong pembentukan kelompok nelayan dan kelompok UMKM agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara terstruktur dan tepat sasaran. Menurutnya, penguatan kelembagaan di tingkat desa menjadi kunci agar program pemerintah benar-benar memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Selain sektor ekonomi, warga juga mengajukan aspirasi terkait renovasi mushola dan pengembangan masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan. Rokhmin menilai fasilitas keagamaan memiliki peran penting dalam memperkuat solidaritas sosial dan membangun karakter masyarakat.

Kunjungan tersebut menjadi simbol komitmen seorang wakil rakyat yang kembali ke akar rumput untuk mendengar langsung denyut nadi masyarakat. Bagi warga Gebang Kulon, kehadiran Rokhmin bukan sekadar nostalgia, melainkan harapan agar berbagai persoalan yang selama ini mereka hadapi dapat terhubung dengan kebijakan di tingkat nasional.

Quote