Ikuti Kami

Tuti Turimayanti: DPRD Jabar Komitmen Evaluasi & Revisi Perizinan Tambang di Bandung Barat

Tuti: Saya melihat perizinan-perizinan yang ada di wilayah Jawa Barat ini tentu harus di koreksi dan diperbaiki.

Tuti Turimayanti: DPRD Jabar Komitmen Evaluasi & Revisi Perizinan Tambang di Bandung Barat
Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Tuti Turimayanti SE.

Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Tuti Turimayanti SE, menegaskan komitmen DPRD Jawa Barat untuk mengevaluasi dan merevisi kebijakan perizinan pertambangan guna menjaga kelestarian alam, khususnya di wilayah Kabupaten Bandung Barat yang berada di kawasan rawan bencana Sesar Lembang.

“Komisi I DPRD Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PDI-Perjuangan bahwa saya melihat perizinan-perizinan yang ada di wilayah Jawa Barat ini tentu harus di koreksi dan diperbaiki perda-perdanya juga harus di revisi dan diperbaiki,” kata Tuti, dikutip pada Kamis (1/1/2026).

Ia menyampaikan bahwa Jawa Barat memiliki potensi bencana geologi yang serius, salah satunya pergeseran Sesar Lembang yang setiap tahun mencapai sekitar 4 milimeter dan berpotensi memicu gempa besar. Oleh karena itu, Komisi I DPRD Jabar atas nama pemerintah daerah terus melakukan evaluasi terhadap seluruh perizinan, khususnya izin pertambangan galian C, agar tidak memperparah risiko bencana.

Tuti yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bandung Barat menyatakan kepeduliannya terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Bandung Barat sangat besar. Menurutnya, perlindungan lingkungan merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada warga.

“Karena kabupaten bandung barat KBU ya, wilayah yang memang resapan airnya ini sangat dibutuhkan, karena imbas sesar lembang ini amit-amit jangan sampai terjadi, maka yang terdampak bukan hanya kabupaten bandung barat tapi purwakarta, bandung Raya sampai sumedang, subang sampai kabupaten bandung itu terimbas,” ucapnya.

Ia menekankan bahwa kawasan Bandung Utara (KBU) memiliki fungsi strategis sebagai daerah resapan air yang harus dijaga. Kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan yang tidak terkendali dikhawatirkan akan memperbesar dampak bencana apabila terjadi gempa akibat Sesar Lembang.

Lebih lanjut, Tuti mengajak masyarakat Kabupaten Bandung Barat untuk bersama-sama menjaga alam dan tidak melakukan aktivitas yang merusak lingkungan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya gempa Sesar Lembang.

“Maka kita sebagai manusia merawat alam dan ini adalah ikhtiar kita juga,” tegas Tuti.

Hingga saat ini, Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat terus fokus melakukan pengawasan terhadap perizinan di bidang pertambangan galian C bersama komisi terkait. Dalam hal ini, Tuti Turimayanti berperan aktif sebagai pengawas kebijakan umum pemerintahan guna memastikan pembangunan berjalan selaras dengan upaya perlindungan lingkungan dan keselamatan masyarakat.

Quote