Ikuti Kami

Pilpres 2019, TKN Jokowi-Ma’ruf Tekankan Kegembiraan

Pesta demokrasi tidak menimbulkan perpecahan seperti saran dari Jokowi.

Pilpres 2019, TKN Jokowi-Ma’ruf Tekankan Kegembiraan
Wakil Ketua tim kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Moeldoko. Foto: Gesuri.id/ Gabriella Thesa Widiari.

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua tim kampanye nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Moeldoko mengharapkan relawan untuk mengisi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dengan penuh kegembiraan dan canda tawa. 

Dia meminta agar pesta demokrasi tidak menimbulkan perpecahan seperti saran dari Jokowi.

Baca: Pilpres 2019 Ajang Adu Prestasi dan Rekam Jejak

"Kita sangat setuju kita melakukan atau mengisi pesta demokrasi dengan penuh canda, penuh dengan enjoy. Politik kita nikmati, enjoy ngapain bertegang-tegang. Jadi kita menjadi warga negara yang sehat menikmati dari sebuah pesta," ujar Moeldoko saat menghadiri peluncurkan GO RelaONE di Rumah Aspirasi, Jalan Proklamasi no 46, Jakarta Selatan, Rabu (31/10).

Kehadiran para relawan diharapkan bisa menjadi jembatan penyeimbang untuk menghubungkan antara masyarakat yang masih kurang paham tentang politik.

"Melalui relawan yang kita sepakati dan bentuk bersama kita berharap rekan-rekan membawa kabar gembira dalam mengisi pesta demokrasi ini jangan bawa berita bohong, berita gembira saja bahwa kita akan dipimpin seseorang yang semuanya merasakan," ucap Moeldoko.

"Saya pikir teman-teman Relawan memiliki pengalaman luar biasa memiliki ilmu yg cukup dalam bagaimana demokrasi itu seharusnya berjalan dengan baik," tambahnya.

Lebih lanjut Kepala Staff Kepresidenan ini juga mengingatkan pentingnya menjaga dan memperkuat ideologi bangsa yaitu Pancasila. 

Menurutnya, untuk menjadi bangsa yang besar dan kuat diperlukam pemahaman ideologi kebangsaan yang tinggi agar tidak goyang dengan ideologi baru.

"Kita sangat paham ideologi negara kita Pancasila sebagai sebuah ideologi terbuka dan dinamis. Itu diskursus tak pernah berhenti untuk itu perkuat ideologi kita dulu sebelum kita bermain dengan ideologi lain," papar Moeldoko.

Baca: Menangkan Hati Rakyat untuk Kemenangan Pileg-Pilpres 2019

"Jadi kalau ada ingin mengembangkan ideologi lain harus waspada. Mari kita liat betapa negara luar karena ideologi tak kuat dengan mudah negara jadi bubar tetapi hanya negara dengan ideologi kuat dan besar maka negara jadi besar," tambahnya.

"20 tahun 25 tahun 28 tahun lagi Indonesia emas anda ini yang masih muda ini yang akan membawa negera kalian nanti jadi menteri jadi presiden jadi mulai sekarang harus saling perkuat ideologi perkuat persaudaraan, perkuat gotong royong," tandasnya.

Quote