Jakarta, Gesuri.id - Relawan Jatim Beragam Jawa Timur Bersama Ganjar-Mahfud) Cabang Tulungagung-Trenggalek berkolaborasi dengan GaMa mengkampanyekan pencegahan stunting di Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (25/1).
Koordapil Jatim Beragam Tulungagung-Trenggalek, Bayu Widiamoko mengatakan, program pencegahan stunting masuk dalam visi-misi pasangan calon presiden-calon wakil presiden Ganjar-Mahfud. Juga termasuk dalam program utama dari paslon nomor urut 3 tersebut.
Baca: 3 Bandara Dibangun di Era Ganjar

“Pak Ganjar-Mahfud telah menyampaikan program utamanya yaitu KTP Sakti yang berisi tentang bantuan program sembako, program kesejahteraan sosial, program kesehatan dan kesehatan, itu termasuk dalam sosialisasi stunting ini yang sudah termasuk dalam KTP Sakti,” kata Bayu.
Menurut Bayu, kesadaran masyarakat pada stunting di Indonesia masih sangat minim. Dilihat dari angka prevalensi stunting cukup tinggi mencapai 30,8 persen pada 2018.
“Karena itu kita memilih acara sosialisasi stunting karena meningkatkan SDM bagi masyarakat kita,” terang Bayu.
Program ini sendiri, kata Bayu, merupakan program peningkatan gizi sejak dini, khususnya pada ibu hamil dan anak. Ibu hamil harus menjaga kesehatan bayi dalam kandungannya agar tidak terlahir cacat.
“Kekurangan protein pada ibu hamil berefek pada kurang sempurnanya pembentukan air susu ibu kelak dalam laktasi, dan anak kecil yang kekurangan gizi bisa mengalami lambatnya tumbuh kembang, berat badan tidak naik bahkan cenderung menurun,” kata dia.

Baca: Ganjar-Mahfud Bersilaturahmi ke Kantor KWI
Sedangkan tujuan kegiatan ini jelas Bayu, untuk meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya stunting. Juga meningkatkan kesadaran akan peran penting gizi terutama pada anak sejak usia dalam kandungan.
“Kita menganjurkan masyarakat yang masih mengandung dan balita untuk selalu memeriksakan anaknya dan kandungannya ke faskes terdekat,” tutup Bayu.

















































































