Trenggalek, Gesuri.id - Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor kandidat 2, Puti Guntur Soekarno menilai Rampak Barong harus terus dijaga dan dilestarikan.
"Rampak Barong di Trenggalek ini merupakan potensi kebudayaan Indonesia yang bisa menjadi potensi wisata. Ini harus dijaga dan dilestarikan," ucap Puti di Trenggalek, Kamis (31/5).
Baca: Komunitas Manja Milenial Bikin Parodi Dilan untuk Puti
Ucapan Puti ini cukup beralasan karena kedatangannya di Stadion Menak Sopal, Kabupaten Trenggalek disambut dengan 2.797 kesenian tari rampak barong.
Ribuan rampak barong tersebut datang dari berbagai daerah Kota/ Kabupaten Jawa Timur untuk memecahkan Museum Rekor Indonesia (Muri), yang digelar oleh Taruna Merah Putih dan juga dihadiri Wakil Ketua Sekretaris Jendral PDI Perjuangan Ahmad Basarah.
Menurut Puti, pagelaran parade rampak barong yang digelar Taruna Merah Puti (TMP) itu sangat bagus. Kesenian itu harus tetap dilestarikan, karena bentuk kebudayaan dari tiap daerah.
"Terutama sekarang disaat kita memperingati hari lahirnya Pancasila. Kita juga harus mengetahui menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia," katanya.
Secara terpisah, Ketua Umum DPD Taruna Merah Putih Jawa Timur Mochamad Nur Arifin mengatakan, kegiatan yang digelar sebagau bentuk untuk melestarikan kesenian dan kebudayaan di Jawa Timur supaya tidak punah.
Baca: Puti Guntur Kunjungi Mojokerto Sambangi Warga
Dari situ, dirinya mengemasnya dengan berbuka puasa membagikan 5 ribu ta'jil dan memasukan kegiatan Rampak Barong ke Muri.
"Saya sengaja mendaftarkan rampak barong ke Muri. Sebab, dengan memasukan kesenian barong itu memang ada dan kelestariannya harus dipertahankan," katanya.

















































































