Ikuti Kami

Dari STOVIA ke Sumpah Pemuda: Ketika Anak Muda Berani Mengubah Zaman

Sejarah mengajarkan perubahan tidak lahir dari sikap pasif. Perubahan tumbuh ketika anak muda berani bersatu dan bergerak.

Dari STOVIA ke Sumpah Pemuda: Ketika Anak Muda Berani Mengubah Zaman
Pelajar Stovia - Foto: Santijehannanda

SEJARAH Indonesia kerap bermula dari keberanian anak-anak muda. Pada 1908, pemuda STOVIA mulai merawat gagasan kebangsaan.

Dr. Soetomo bersama kawan-kawannya mendirikan Budi Oetomo. Goenawan Mangoenkoesoemo turut menyalakan kesadaran melalui organisasi.

Mereka hidup dalam zaman penuh sekat dan keterbatasan. Namun, pikiran mereka melampaui batas daerah dan kepentingan.

Budi Oetomo menjadi salah satu fondasi pergerakan nasional. Dari sana, kesadaran kolektif pemuda terus menemukan jalannya.

Dua dekade kemudian, semangat itu mencapai tonggak bersejarah. Sumpah Pemuda menegaskan satu tanah, bangsa, dan bahasa.

Kini, tantangan generasi muda memang telah berubah wajah. Tetapi keberanian untuk berorganisasi tetap menjadi kebutuhan zaman.

Gen Z tidak kekurangan informasi di tengah derasnya teknologi. Yang diperlukan ialah keberanian membaca persoalan dan mengambil sikap.

Sejarah mengajarkan perubahan tidak lahir dari sikap pasif. Perubahan tumbuh ketika anak muda berani bersatu dan bergerak.

Karena itu, semangat Sumpah Pemuda bukan sekadar seremoni tahunan. Ia adalah ajakan untuk menghadirkan keberanian dalam kehidupan kebangsaan.

Quote