Jakarta, Gesuri.id - Ketua Askab PSSI Tanah Bumbu, H. M. Syaripuddin, mendorong penyusunan roadmap sepak bola Banua periode 2026–2030 sebagai arah kerja bersama PSSI Kalimantan Selatan, Askab/Askot, klub, sekolah sepak bola, dan para pemangku kepentingan.
Menurut Syaripuddin, kemajuan sepak bola Kalimantan Selatan harus dibangun dari daerah. Pembinaan tidak boleh hanya terpusat di satu wilayah, tetapi perlu memberi kesempatan yang merata bagi pemain, pelatih, klub, dan komunitas di seluruh kabupaten/kota.
Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda
“Roadmap ini kami tawarkan sebagai bahan kerja bersama. Kita perlu memastikan pembinaan berjalan sejak usia dini, kompetisi tersusun berjenjang, dan setiap daerah memiliki ruang untuk berkembang,” ujarnya.
Roadmap tersebut memuat tujuh prioritas: konsolidasi organisasi; pembinaan akar rumput dan jalur pemain; kompetisi yang teratur; peningkatan kapasitas pelatih, wasit, dan pengelola; pengembangan sepak bola putri; penguatan tim dan prestasi provinsi; serta pemetaan fasilitas, data, dan kemitraan.
Syaripuddin juga mendorong agar seluruh Askab/Askot memiliki rencana kerja tahunan dan kalender kegiatan. Kompetisi usia muda perlu dilaksanakan secara rutin di daerah, sementara kalender kompetisi provinsi diumumkan lebih awal dan dievaluasi secara terbuka.
“Target harus disusun berdasarkan kondisi nyata. Karena itu, pengurus perlu memetakan baseline lebih dulu, lalu menetapkan ukuran keberhasilan bersama Askab/Askot. Setiap program juga harus jelas penanggung jawab, jadwal, sumber pendanaan, dan hasil yang ingin dicapai,” katanya.
Ia menambahkan, pembinaan sepak bola putri, pengembangan tenaga teknis, serta pemantauan pemain berbakat dari seluruh daerah perlu mendapat perhatian yang lebih kuat. Kerja sama dengan pemerintah daerah, sekolah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan media juga diperlukan agar program dapat berjalan berkelanjutan.
Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak
Dalam Kongres Luar Biasa Pemilihan Ketua PSSI Provinsi Kalimantan Selatan, Syaripuddin menyampaikan dukungan Askab PSSI Tanah Bumbu kepada H. Hasnuryadi Sulaiman dan mendorong peserta kongres bermusyawarah untuk menetapkannya secara aklamasi sesuai aturan kongres.
Ia berharap kepemimpinan mendatang mampu menyatukan unsur sepak bola Banua dan menjadikan pembinaan daerah sebagai agenda bersama.
“Ukuran kemajuan bukan hanya hasil satu turnamen. Yang perlu kita bangun adalah kompetisi yang rutin, pembinaan yang menjangkau seluruh daerah, dan semakin banyak anak Banua yang memperoleh kesempatan untuk berkembang,” tutupnya.

















































































