Ikuti Kami

Munarman Tahan Tangis, Budiman : Marah atau Takut?

Berdasarkan pengalamannya diadili di masa rezim Orde Baru dulu, membaca pledoi adalah saat-saat  yang dinantikannya.

Munarman Tahan Tangis, Budiman : Marah atau Takut?
Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko.

Jakarta, Gesuri.id - Politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko menanggapi  Munarman yang menahan tangis saat membacakan nota keberatannya di persidangan. 

Persidangan Munarman terkait kasus terorisme itu digelar di PN Jakarta Timur, Kamis (16/12). 

Budiman pun bertanya-tanya, apa yang dirasakan Munarman sampai harus menahan tangis.

Baca: 'Selamat Natal Haram', Budiman: Bukti Emosi Mudah Dibakar

"Apa karena marah, takut atau sedih yang tertahan?," Ujar Budiman. 

Mantan ketua Partai Rakyat Demokratik (PRD) itu pun mengatakan, berdasarkan pengalamannya diadili di masa rezim Orde Baru dulu, membaca pledoi adalah saat-saat  yang dinantikannya.

"Tapi seingatku, dulu saat-saat baca pledoi adalah saat yang kami nanti," ujarnya. 

Baca: Budiman: Advokasi Basis Masa Tentukan Strategi Pergerakan

Sebab, Budiman sangat yakin bahwa dirinya tidak salah. 

"Kami yakin perkataan & perbuatan kami benar, tapi dulu banyak orang mencap kami salah," ujarnya. 

"Jadi beri kami panggung untuk bicara, akan kami ubah persepsi itu!," tambahnya.

Quote