Ikuti Kami

Paolus Hadi Tutup Desa Hilir Cup 1, Kopi Saring FC Keluar sebagai Juara

Dalam turnamen yang diikuti 76 tim tersebut, Kopi Saring FC berhasil meraih gelar juara pertama.

Paolus Hadi Tutup Desa Hilir Cup 1, Kopi Saring FC Keluar sebagai Juara
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Paolus Hadi.

Sangau, Gesuri.id — Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Paolus Hadi, menutup turnamen mini soccer Desa Hilir Cup 1 di Lapangan Gelora Tiong Kandang, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (24/10/2026) malam. 

Dalam turnamen yang diikuti 76 tim tersebut, Kopi Saring FC berhasil meraih gelar juara pertama.

Posisi kedua ditempati A-gas FC dari Kecamatan Tayan Hilir, disusul Bar X Jhoni FC dari Kota Pontianak sebagai juara ketiga. Sementara itu, Porsega Segalang dari Kecamatan Balai menempati posisi keempat.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

Penutupan turnamen turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki, sejumlah anggota DPRD Sanggau, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Balai, panitia pelaksana, serta undangan lainnya.

Paolus Hadi mengapresiasi penyelenggaraan Desa Hilir Cup 1 yang dinilainya menjadi kegiatan olahraga menarik di tingkat kecamatan. Turnamen tersebut merupakan penyelenggaraan perdana di Desa Hilir dan melibatkan peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.

“Ini pertama kali dilaksanakan di Desa Hilir, ini luar biasa menurut saya open turnamen yang bagus, apalagi se-Kalimantan Barat. Dan luar biasa didukung juga oleh Bapak Ketua DPRD, sampai ada lampu untuk Gelora Tiong Kandang. Ini sebuah event yang menarik di tingkat kecamatan,” kata Paolus, yang juga menjabat Ketua Askab PSSI Sanggau.

Mantan Bupati Sanggau dua periode itu berharap turnamen serupa dapat diselenggarakan di kecamatan lain di Kabupaten Sanggau. Ia juga mendorong agar kompetisi sepak bola terus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga berpeluang menjadi liga yang lebih terstruktur.

Menurut Paolus, sepak bola merupakan olahraga rakyat yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Karena itu, penyelenggaraan kompetisi perlu terus ditingkatkan dengan memperhatikan kualitas pertandingan, pengelolaan kegiatan, dan semangat sportivitas.

Ia berharap turnamen seperti Desa Hilir Cup dapat menjadi bagian dari upaya memajukan sepak bola daerah sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan olahraga.

Dukungan serupa disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Hendrikus Hengki. Ia menilai turnamen mini soccer tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat dan dapat menjadi sarana untuk menjaring bibit atlet sepak bola, khususnya di Kecamatan Balai.

Hengki berharap kegiatan olahraga serupa dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak pemain lokal. Menurutnya, kompetisi yang berfokus pada potensi daerah juga diperlukan agar Kabupaten Sanggau dapat menemukan pemain berbakat untuk mewakili daerah dalam pertandingan di tingkat yang lebih tinggi.

Ia juga menyoroti pentingnya penyelenggaraan turnamen lokal sebagai sarana pembinaan atlet secara berkelanjutan. Dengan demikian, potensi pemain muda dapat teridentifikasi dan dikembangkan melalui kompetisi yang terarah.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Desa Hilir, Ashadi Cahyadi, mengatakan Desa Hilir Cup 1 diikuti 76 tim dan berlangsung selama 39 hari. Rangkaian pertandingan berakhir pada malam final yang mempertemukan tim-tim peserta untuk memperebutkan posisi juara.

Baca: Mengenal Sosok Ganjar Pranowo. Keluarga, Tempat Bersandar

Ashadi menyampaikan apresiasi kepada para donatur, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan turnamen hingga berjalan lancar.

Ia menjelaskan, pemanfaatan Lapangan Gelora Tiong Kandang sebagai lokasi pertandingan juga menjadi salah satu upaya masyarakat untuk mengoptimalkan fungsi fasilitas olahraga milik pemerintah daerah tersebut.

Menurut Ashadi, penyelenggaraan turnamen menjadi bentuk partisipasi masyarakat Desa Hilir dan Kecamatan Balai dalam menjaga serta memanfaatkan fasilitas olahraga agar memberikan manfaat yang lebih luas.

Melalui Desa Hilir Cup 1, para penyelenggara berharap kegiatan olahraga di Kabupaten Sanggau semakin berkembang, partisipasi masyarakat meningkat, dan semakin banyak talenta sepak bola lokal yang memperoleh kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Quote