Ikuti Kami

Tampil Perdana, Banteng Papua Raya Berhasil Unjuk Gigi di Soekarno Cup

Mereka sukses meraih peringkat ketiga setelah menaklukkan tuan rumah Banteng Jawa Timur dengan skor 3-1.

Tampil Perdana, Banteng Papua Raya Berhasil Unjuk Gigi di Soekarno Cup
Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano.

Jakarta, Gesuri.id - Banteng Papua Raya berhasil mengukir sejarah pada keikutsertaan perdana mereka di ajang Soekarno Cup 2026. Tim yang mewakili lima provinsi di Tanah Papua itu sukses meraih peringkat ketiga setelah menaklukkan tuan rumah Banteng Jawa Timur dengan skor 3-1.

Laga perebutan tempat ketiga tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (24/8/2026). Pertandingan berjalan dalam tensi tinggi dengan duel fisik yang mewarnai permainan kedua tim sejak menit awal.

Bagi Banteng Papua Raya, kemenangan tersebut menjadi pencapaian penting karena mereka baru pertama kali ambil bagian dalam turnamen sepak bola yang mempertemukan tim-tim Banteng dari berbagai daerah di Indonesia.

Meski berstatus sebagai pendatang baru, performa para pemain Banteng Papua Raya terbilang konsisten sepanjang turnamen. Mereka mampu melewati persaingan dari 16 tim hingga menembus babak delapan besar dan kemudian melaju ke semifinal.

Baca: Ini 7 Fakta Unik & Menarik Tentang Ganjar Pranowo

Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi sejarah baru bagi Papua Raya. Hal itu disampaikan saat menyambut kepulangan tim Banteng Papua Raya di Kantor DPD PDI Perjuangan Papua, Kamis (27/8/2026).

Benhur mengatakan dirinya hadir mewakili lima DPD PDI Perjuangan di Tanah Papua, yakni Papua, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.

“Yang saya berdiri di sini mewakili lima DPD, karena kita mewakili Papua Raya,” kata Benhur.

Menurut dia, perwakilan dari lima wilayah tersebut juga memberikan dukungan langsung kepada tim selama pertandingan di Surabaya. Dukungan itu, kata dia, menjadi bagian penting untuk membangun semangat para pemain.

Benhur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, manajemen, serta keluarga yang telah memberikan dukungan sehingga Banteng Papua Raya mampu mencapai prestasi tersebut.

Ia menilai pencapaian itu menjadi semakin istimewa karena Banteng Papua Raya baru pertama kali mengikuti Soekarno Cup.

“Papua Raya baru pertama kali mengikuti Soekarno Cup tahun 2026. Dari 16 tim, kalian bisa lolos sampai delapan besar, mengalahkan tim-tim lain, kemudian masuk empat besar atau semifinal. Itu luar biasa,” ujarnya.

Benhur mengingatkan bahwa empat tim yang tampil di fase akhir merupakan tim-tim yang sudah memiliki pengalaman dalam ajang Soekarno Cup, yakni Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, dan Papua Raya.

Ia menyebut Jawa Timur merupakan juara pada edisi sebelumnya yang digelar di Bali, sementara Bali menjadi juara pada penyelenggaraan sebelumnya di Jakarta.

“Empat tim ini adalah tim-tim besar yang selalu ikut dan juara, yaitu Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, dan Papua Raya. Kalian luar biasa,” kata Benhur.

Menurutnya, keberhasilan mengalahkan tuan rumah Jawa Timur dengan skor 3-1 menjadi bukti mental dan kualitas permainan yang dimiliki para pemain Papua Raya.

“Pertama kali ikut, masuk empat besar dan juara tiga. Ini luar biasa. Kalian mengalahkan tuan rumah di depan mata mereka dengan skor 3-1. Ini prestasi luar biasa,” ujarnya.

Benhur bahkan menyebut pertandingan tersebut turut membangkitkan atmosfer sepak bola Papua karena mempertemukan tim Jawa Timur dengan Papua Raya.

“Bapak lihat Banteng Jawa Timur pakai hijau-hijau, kita pakai merah-hitam. Orang semua bicara Persipura lawan Persebaya. Luar biasa,” katanya.

Selain memberikan apresiasi, Benhur juga menyampaikan peluang bagi sejumlah pemain Banteng Papua Raya untuk melanjutkan karier di level profesional.

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan manajemen Persipura Jayapura terkait kemungkinan merekrut beberapa pemain yang tampil menonjol selama Soekarno Cup 2026.

“Ada beberapa orang yang akan kami rekrut masuk Persipura Jayapura. Beberapa pelatih juga sudah saya bicarakan dengan manajer Persipura Jayapura,” kata Benhur.

Namun, ia mengingatkan para pemain agar tidak mengabaikan pendidikan meskipun memiliki peluang berkarier sebagai pesepak bola profesional.

“Pesan saya, setelah ini fokus untuk sekolah dan kuliah kalian,” ujarnya.

Benhur juga meminta para pemain menyampaikan salam dan terima kasih kepada keluarga masing-masing yang telah memberikan izin dan dukungan sehingga mereka dapat memperkuat Banteng Papua Raya.

“Salam untuk orang tua, karena mereka merelakan kalian bisa ikut berangkat bersama tim PDI Perjuangan Papua Raya ini,” katanya.

Soekarno Cup dijadwalkan kembali digelar dua tahun mendatang. Jawa Barat akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Soekarno Cup 2028.

Baca: Ini Resep Ganjar Pranowo Yang Selalu Fit dan Bugar

Benhur mengatakan penyelenggaraan berikutnya kemungkinan akan menggunakan regulasi baru yang menyesuaikan ketentuan sepak bola nasional.

“Regulasi baru akan dikeluarkan. Kami akan mengikuti regulasi yang baru dikeluarkan oleh tim nasional,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia pusat dan panitia daerah yang telah menyelenggarakan turnamen tersebut.

Sebagai bentuk penghargaan, Benhur menyebut pihaknya memberikan cendera mata berupa piring gantung dan topi mahkota kepada salah satu tokoh di Surabaya, Said Abdullah.

Menurut Benhur, penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk terima kasih atas dukungan dan pelayanan selama tim Banteng Papua Raya berada di Surabaya.

Quote