Ikuti Kami

30 Tahun Kudatuli, Apriliani: Politik Kebenaran Harus Menjadi Nafas Perjuangan Kader

Menurut Apriliani, peringatan Kudatuli tidak semestinya dimaknai hanya sebagai pengingat sebuah peristiwa sejarah. 

30 Tahun Kudatuli, Apriliani: Politik Kebenaran Harus Menjadi Nafas Perjuangan Kader
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Apriliani Puspitawati. (istimewa)

Kendari, Gesuri.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Kendari, Apriliani Puspitawati, menegaskan politik yang berlandaskan kebenaran, keadilan, kemanusiaan, dan kebudayaan harus menjadi nafas perjuangan setiap kader PDI Perjuangan. 

Penegasan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan 30 Tahun Tragedi Kudatuli yang dipandang sebagai momentum memperkuat komitmen ideologis di tengah dinamika politik nasional.

Menurut Apriliani, peringatan Kudatuli tidak semestinya dimaknai hanya sebagai pengingat sebuah peristiwa sejarah. 

Lebih dari itu, tragedi yang menjadi salah satu penanda perjalanan demokrasi Indonesia tersebut harus menjadi ruang refleksi untuk memperkokoh karakter perjuangan kader dalam mengawal nilai-nilai demokrasi dan kepentingan rakyat.

“DPP PDI Perjuangan mengarahkan agar peringatan Kudatuli menjadi momentum refleksi ideologis yang memperkuat karakter perjuangan kader,” ujar Apriliani, Jumat (24/7/2026).

"Tragedi Kudatuli merupakan bagian penting dari perjalanan demokrasi Indonesia. Peristiwa itu mengajarkan bahwa perjuangan menegakkan kebenaran dan keadilan membutuhkan keberanian, keteguhan, kesabaran, serta keyakinan terhadap cita-cita bangsa," pungkasnya.

Quote