Ikuti Kami

Ancaman Pengangguran dan Era Digital: PDI Perjuangan Kepri Beberkan Resep Kemandirian Pemuda

Nuryanto, menegaskan bahwa nilai Sumpah Pemuda tak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan.

Ancaman Pengangguran dan Era Digital: PDI Perjuangan Kepri Beberkan Resep Kemandirian Pemuda

Jakarta, Gesuri.id - Menghadapi pesatnya transformasi digital dan makin ketatnya persaingan dunia kerja, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Merah Muda Fest di Kantor DPD PDI Perjuangan Kepri, Rabu (28/10). 

Momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ini dimanfaatkan untuk mendorong generasi muda Batam meningkatkan kompetensi, memperkuat daya saing, dan membangun kemandirian ekonomi.

​Acara yang diinisiasi bersama DPC PDI Perjuangan Kota Batam ini mengusung format dialog kebangsaan dan sarasehan bersama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 

Baca: Ini 5 Kutipan Inspiratif Ganjar Pranowo Tentang Anak Muda

Lebih dari 50 peserta yang terdiri dari mahasiswa, masyarakat, dan pelaku usaha lokal antusias berdiskusi mengenai nasionalisme, peluang ekonomi, hingga tantangan era digital.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Batam, Nuryanto, menegaskan bahwa nilai Sumpah Pemuda tak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan.

Menurutnya, pemuda masa kini harus meneruskan api keberanian dan persatuan yang digelorakan generasi 1928, namun dengan cara yang relevan terhadap zaman.

​“Medan perang sudah berubah. Jika pemuda 1928 berjuang merebut kemerdekaan, tanggung jawab generasi sekarang adalah mengisi kemerdekaan melalui karya, inovasi, penguasaan teknologi, dan kepedulian sosial,” ujar Nuryanto.

​Ia menambahkan, pemuda tak boleh sekadar menjadi konsumen teknologi, melainkan harus mampu menjadi kreator dan beradaptasi dengan dinamika pasar kerja. Perluasan kesempatan ekonomi serta penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama agar generasi muda tidak gigit jari di tengah era kompetisi.

Baca: Perjalanan Hidup Ganjar Pranowo Lengkap dengan Rekam Jejak

​Sementara itu, Ketua Panitia Merah Muda Fest sekaligus Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Kepri, Sugianto, menjelaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda diadakan secara serentak di tujuh kabupaten/kota se-Kepri. Khusus di Batam dan Tanjungpinang, kegiatan dikemas lebih interaktif melalui kolaborasi dengan DPC setempat.

​“Bagaimanapun juga, negara ini akan diwariskan kepada para pemuda. Ikrar persatuan 1928 harus kita terjemahkan ke dalam tindakan nyata di era digital demi membawa Indonesia menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi,” pungkasi Sugianto.

​Melalui Merah Muda Fest, PDI Perjuangan Kepri berharap semangat nasionalisme dapat terus bertaut dengan aksi nyata—menciptakan generasi muda yang tak hanya siap menjadi penerus, tetapi juga menjadi aktor utama pembangunan bangsa.

Quote