Ikuti Kami

DPC PDI Perjuangan Jepara Siap Sukseskan Pekan Peduli Sampah Nasional 2026

​Puncak acara PPSN 2026 akan digelar pada Sabtu, 14 November 2026, melalui kerja bakti massal dan aksi pemilahan sampah serentak.

DPC PDI Perjuangan Jepara Siap Sukseskan Pekan Peduli Sampah Nasional 2026
​Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, H. Junarso.

Jepara, Gesuri.id — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jepara menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan Pekan Peduli Sampah Nasional (PPSN) 2026. 

Aksi nasional yang diinisiasi oleh PDI Perjuangan ini akan berlangsung pada 9–14 November 2026 dengan mengusung tema “Merawat Pertiwi: Dorong Gerakan Nyata Peduli Lingkungan dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan”.

​Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen partai dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian lingkungan, menekan timbulan sampah, serta mendorong pengelolaan sampah secara mandiri dari tingkat rumah tangga hingga ruang publik.

​Berdasarkan Rapat Teknis Persiapan PPSN 2026 yang digelar pada 28 Oktober 2026 lalu, rangkaian acara dipusatkan di Sekolah Partai dan Taman Ismail Marzuki, Jakarta. 

Baca: Kisah Unik Ganjar Pranowo di Masa Kecilnya untuk Membantu Ibu

Agenda yang disiapkan meliputi pembukaan resmi, pameran dan aktivasi lingkungan, lokakarya teknologi pengelolaan sampah, edukasi publik, forum berbagi praktik baik, hingga aksi bersih-bersih serta pemilahan sampah secara serentak.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara, H. Junarso, mengajak seluruh kader, anggota legislatif, serta jajaran tiga pilar partai di wilayahnya untuk bergerak aktif menindaklanjuti instruksi pusat ini.

​Menurut Junarso, tema “Merawat Pertiwi” mengandung makna mendalam bahwa kepedulian terhadap alam bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan kewajiban moral yang harus diwujudkan lewat aksi nyata.

​Salah satu program unggulan dalam PPSN 2026 adalah pembangunan Teba Modern, yakni wadah pengolahan sampah organik mandiri berukuran standar 1 x 1 x 1 meter. Sarana ini dirancang fleksibel menyesuaikan kearifan lokal serta dapat memanfaatkan berbagai material aman seperti buis beton, bambu, gedek, atau drum bekas.

​Program ini diharapkan mampu mengedukasi masyarakat agar membiasakan diri memilah sampah dari sumbernya, khususnya mengolah sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat. Dalam ketentuan nasional, setiap DPC diwajibkan mendirikan minimal satu unit Teba Modern yang berfungsi secara berkelanjutan di fasilitas publik maupun kawasan strategis.

​Puncak acara PPSN 2026 akan digelar pada Sabtu, 14 November 2026, melalui kerja bakti massal dan aksi pemilahan sampah serentak oleh kader serta simpatisan PDI Perjuangan di seluruh Indonesia. 

Gerakan masif ini menargetkan partisipasi 33.000 anggota partai yang tersebar di 552 titik—meliputi 514 DPC dan 38 DPD—serentak mulai pukul 07.00 waktu setempat.

Baca: Inilah Profil dan Biodata Ganjar Pranowo

​Dalam aksi tersebut, sampah yang terkumpul akan dikategorikan menjadi tiga jenis, ditimbang beratnya, lalu disalurkan ke titik pengelolaan yang telah ditentukan. Aksi serentak ini sekaligus diproyeksikan untuk mencatatkan rekor nasional dalam kategori kerja bakti massal dan pemilahan sampah lintas wilayah.

​Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara menambahkan bahwa persoalan sampah menuntut partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Edukasi pemilahan sampah dari rumah, pengurangan penggunaan plastik, pengolahan sampah organik, serta penguatan budaya gotong royong harus terus digelorakan dalam kehidupan sehari-hari.

​Melalui momentum PPSN 2026, PDI Perjuangan bertekad menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan sosial untuk menjawab tantangan krisis lingkungan.

​DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jepara pun membuka pintu seluas-luasnya bagi seluruh kader, simpatisan, dan masyarakat umum untuk turut ambil bagian. Sebab, merawat pertiwi bukan sekadar membersihkan lingkungan hari ini, melainkan investasi penting demi masa depan generasi mendatang.

Quote