Ikuti Kami

GP Tegaskan Advokasi Kader Harus Berangkat dari Persoalan Nyata Warga

Berbaur dengan warga, pahami dulu penderitaannya, pahami dulu isi hatinya. Dengarkan dulu curhatnya

GP Tegaskan Advokasi Kader Harus Berangkat dari Persoalan Nyata Warga
Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur Gilbert Pasaribu memberikan materi Pelatihan Advokasi dalam Rapat Gabungan PAC PDI Perjuangan Ciracas - Foto: Milchias Jacob

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPC PDI Perjuangan Jakarta Timur Gilbert Pasaribu (GP) menegaskan bahwa kerja advokasi kader harus berangkat dari kepedulian dan pemahaman terhadap persoalan nyata yang dihadapi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Gilbert dalam Pelatihan Advokasi pada Rapat Gabungan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ciracas bersama Pengurus Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Ciracas, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Gilbert, partai merupakan alat perjuangan. Karena itu, kader membutuhkan ideologi sebagai kompas agar kerja-kerja politik dan pengabdian kepada masyarakat tetap berada pada arah perjuangan yang menjadi landasan partai.

Ia kemudian mengaitkan kerja advokasi dengan ajaran Bung Karno yang, menurutnya, menempatkan kebangsaan dan kemanusiaan sebagai bagian penting dalam perjuangan.

"Kalau gerakan advokasi itu adalah kemanusiaan," ujar Gilbert.

Menurut dia, semangat tersebut harus diwujudkan melalui kerja nyata untuk membantu masyarakat memperoleh haknya. Salah satu tujuan utama advokasi, kata Gilbert, adalah memastikan warga yang memiliki hak dapat memperoleh hak tersebut sehingga tercipta keadilan sosial.

"Gerakan advokasi secara prinsip adalah memastikan si A yang betul-betul berhak, kita bantu agar dia mendapatkan haknya. Itu namanya ketika dia mendapatkan keadilan sosial," katanya.

Gilbert juga menekankan pentingnya kader untuk berbaur dengan masyarakat. Menurutnya, seorang kader tidak cukup hanya mengetahui persoalan warga dari laporan, tetapi perlu turun langsung, mendengarkan dan memahami kondisi masyarakat.

"Berbaur dengan warga, pahami dulu penderitaannya, pahami dulu isi hatinya. Dengarkan dulu curhatnya," ujarnya.

Ia mengatakan, persoalan yang disampaikan masyarakat sangat beragam, mulai dari masalah ekonomi, pinjaman online, kemiskinan, pendidikan, ketenagakerjaan hingga persoalan akses terhadap layanan sosial.

Gilbert menyebut, pemahaman terhadap kondisi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan bentuk advokasi yang tepat.

"Yang menyangkut soal memahami warga adalah kita harus betul-betul menjiwai dan memahami apa isi hatinya," katanya.

Selain berbaur dengan masyarakat, Gilbert mendorong kader melakukan penyelidikan sosial secara sistematis untuk menemukan dan memahami persoalan yang dihadapi warga.

Menurutnya, kader perlu memiliki warga dampingan sehingga dapat mengetahui persoalan secara lebih dekat sekaligus membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan masyarakat.

Ia menegaskan, advokasi bukan sekadar menyelesaikan persoalan secara insidental, melainkan bagian dari kerja terorganisasi untuk memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat.

Rapat Gabungan PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ciracas bersama Pengurus Ranting PDI Perjuangan se-Kecamatan Ciracas digelar untuk memperkuat kerja-kerja partai di tingkat akar rumput. Kegiatan yang dipimpin Ketua PAC PDI Perjuangan Ciracas Tri Bayu dan Sekretaris Milchias Jacob itu juga diisi dengan Pelatihan Desil serta pembahasan berbagai agenda kerja partai.

Quote