Jakarta, Gesuri.id - Wakil Bendahara Hukum Bidang Internal DPP PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi I DPR RI dari Daerah Pemilihan Bangka Belitung, Rudianto Tjen, menegaskan bahwa kader PDI Perjuangan harus mengutamakan pengabdian kepada masyarakat meski belum memiliki jabatan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri pelantikan pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Bangka Barat periode 2025–2030 di Andhara Cafe & Resto, Kecamatan Kelapa, Sabtu (11/7/2026).
“Kita ini adalah partai wong cilik, dari masyarakat dan untuk masyarakat, dari masyarakat kecil untuk masyarakat kecil,” ucap Rudianto Tjen.
Dalam arahannya, Rudianto menekankan bahwa seluruh pengurus ranting harus mulai bekerja untuk kepentingan rakyat tanpa menunggu menduduki jabatan tertentu. Menurutnya, semangat pengabdian merupakan jati diri kader PDI Perjuangan.
“Kita bisa mulai bekerja tanpa jabatan-jabatan mentereng. PDI Perjuangan selalu mendidik kader-kadernya untuk betul-betul mengabdi kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia juga meminta para kader untuk aktif turun ke tengah masyarakat guna mengamati sekaligus mendata berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi warga. Mulai dari akses BPJS Kesehatan, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga kebutuhan pendidikan seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP).
“Kita akan usahakan semuanya, BPJS nya kita usahakan, PKH nya kita usahakan, KIP nya kita usahakan agar dengan adanya PDI Perjuangan, masyarakat terbantukan oleh kita,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Bangka Barat, Markus, secara resmi melantik pengurus ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-Bangka Barat. Prosesi pelantikan turut disaksikan jajaran DPD PDI Perjuangan Provinsi Bangka Belitung.
“Kami melantik pengurus ranting dan anak ranting, dengan begini maka sudah melengkapi kepengurusan DPC PDI Perjuangan Bangka Barat,” kata Markus.
Markus yang juga menjabat sebagai Bupati Bangka Barat mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan dan semangat gotong royong dalam menjalankan perjuangan partai. Menurutnya, tantangan ke depan semakin besar sehingga diperlukan soliditas seluruh struktur partai.
“Bersama kader, harus sama-sama bagaimana bisa memajukan Bangka Barat yang kita cintai ini,” ujarnya.
Selain itu, Markus berpesan agar para kader menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah dengan aktif menyampaikan berbagai keluhan maupun aspirasi warga, sehingga keberadaan PDI Perjuangan dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

















































































