Ikuti Kami

Soliditas PDI Perjuangan Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni

"Kita sering menyerukan kata 'merdeka' dan 'solid', tetapi jangan sampai kita membiarkan keluarga kita susah."

Soliditas PDI Perjuangan Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatra Selatan, Devi Suhartoni.

Jakarta, Gesuri.id - Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatra Selatan, Devi Suhartoni, mengingatkan seluruh kader agar tidak membiarkan sesama keluarga besar partai menghadapi kesulitan sendirian. Ia menegaskan, soliditas partai harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu persoalan pendidikan, akses layanan kesehatan, hingga kebutuhan pekerjaan.

"Kita sering menyerukan kata 'merdeka' dan 'solid', tetapi jangan sampai kita membiarkan keluarga kita susah. Mulai dari urusan anak masuk sekolah, tunggakan BPJS Kesehatan yang mati, hingga akses lowongan kerja. Jika kita sudah saling membantu secara konkret, masyarakat akan melihat kita sebagai partai besar yang betul-betul solid," ujar Devi dalam arahannya saat pelantikan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) di Sekayu, dikutip Minggu  (1/11/2026).

Devi menegaskan, kekompakan partai tidak boleh hanya ditunjukkan melalui seremoni atau ketika para kader berkumpul dalam kegiatan politik. Menurutnya, soliditas harus tercermin dalam kepedulian dan kesediaan setiap kader untuk membantu sesama anggota keluarga besar partai yang sedang menghadapi persoalan.

Ia menilai, kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan konkret akan memperkuat ikatan antarkader sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap PDI Perjuangan. Karena itu, kader di setiap tingkatan diminta peka terhadap kesulitan yang dialami orang-orang di sekitarnya.

Devi, yang juga menjabat sebagai Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), meminta kader agar tidak berhenti pada upaya membantu secara personal. Aspirasi dan persoalan masyarakat yang ditemukan di lapangan juga harus diteruskan kepada Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Muba agar dapat ditindaklanjuti melalui jalur kelembagaan.

"Kalau banyak masalah di lapangan, sampaikan ke fraksi kita di DPRD. Anggota dewan dari PDI Perjuangan pasti akan mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi tersebut," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Devi turut menyoroti dinamika politik internal PDI Perjuangan di Kabupaten Muba. Ia mengingatkan rekam jejak kader potensial, termasuk Beni Hernedi, serta menyatakan komitmennya untuk mengawal kader-kader terbaik Muba agar memperoleh kesempatan dan rekomendasi dalam kontestasi kepemimpinan daerah mendatang.

Devi juga mengingatkan bahwa persaingan politik menuju Pemilu 2029 akan semakin ketat, terlebih dengan kehadiran partai-partai baru. Namun, ia optimistis kader yang baru dilantik mampu menjaga kekompakan dan memperkuat kembali posisi PDI Perjuangan di Kabupaten Muba.

"Tantangan menuju Pemilu 2029 akan makin ketat dengan kehadiran partai-partai baru. Namun, saya yakin kader yang dilantik hari ini tidak akan gentar dan siap bersatu merebut kembali kejayaan PDI Perjuangan di Muba," tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Muba, M. Yamin, menyampaikan bahwa pelantikan tersebut mencakup kepengurusan PAC di 15 kecamatan se-Kabupaten Muba. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur dan kerja partai hingga tingkat akar rumput.

Yamin menegaskan, seluruh pengurus PAC harus menjalankan arahan Ketua DPD dengan memperkuat kesiapan menghadapi tantangan politik sekaligus menjaga komitmen partai dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil.

"Sesuai arahan Ketua DPD, seluruh kader PAC di 15 kecamatan harus siap menghadapi tantangan politik dan senantiasa menjaga identitas PDI Perjuangan sebagai partai penolong wong cilik," pungkas Yamin.

Pelantikan pengurus PAC tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat konsolidasi organisasi menjelang Pemilu 2029, tetapi juga mendorong kader semakin aktif hadir di tengah masyarakat. Pesan Devi menjadi penegasan bahwa kekuatan partai tidak semata-mata diukur dari soliditas organisasi, melainkan juga dari kepedulian dan keberpihakan nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Quote