Jakarta, Gesuri.id - Anggota Komisi IV DPR RI, Agus Ambo Djiwa, menghadiri Pesta Adat Powati yang digelar masyarakat Suku Da'a di Dusun Duria Sulapa, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Kamis (30/7/2026).
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah untuk menyampaikan berbagai persoalan di sektor pertanian, mulai dari kondisi jalan tani hingga kebutuhan bibit unggul.
"Ia juga mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan."
Dalam dialog yang berlangsung di Bantaya Duria Sulapa, masyarakat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Agus Ambo Djiwa dan sejumlah pejabat daerah yang hadir. Kepala Dusun Duria Sulapa mengusulkan pembangunan serta peningkatan jalan tani yang selama ini menjadi akses utama petani mengangkut hasil panen. Menurutnya, kondisi jalan yang rusak menghambat aktivitas pertanian warga.
Selain persoalan infrastruktur, kelompok tani juga meminta pemerintah mempermudah akses bantuan benih serta meningkatkan kualitas bibit jagung yang disalurkan. Mereka menilai bibit yang diterima sebelumnya belum mampu memberikan hasil panen yang optimal.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Agus Ambo Djiwa mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga produktivitas pertanian di tengah potensi cuaca ekstrem dan musim kemarau yang dapat memengaruhi hasil panen.
Selain isu pertanian, Agus juga mengajak masyarakat menjaga persatuan, melestarikan adat istiadat, serta lebih bijak menggunakan media sosial. Menurutnya, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), dapat dimanfaatkan untuk membuat informasi palsu yang berpotensi menimbulkan keresahan apabila tidak disikapi secara kritis.
Pesta Adat Powati merupakan tradisi masyarakat Suku Da'a yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat. Tahun ini, kegiatan tersebut juga menjadi ruang dialog antara warga dan pemerintah mengenai berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah Duria Sulapa.

















































































