Ikuti Kami

Aria Bima Tegaskan Perempuan Miliki Peran Sosial Besar Dalam Mengubah Kondisi Masyarakat

"Politik adalah sarana yang paling efektif. Kalau ibu-ibu zamanku, Ibu-ibu ingin jadi ketua PKK.”

Aria Bima Tegaskan Perempuan Miliki Peran Sosial Besar Dalam Mengubah Kondisi Masyarakat
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima.

Jakarta, Gesuri.id - Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima, menegaskan perempuan memiliki peran sosial yang besar dalam mengubah kondisi masyarakat. 

“Saya hanya ingin mengatakan bahwa politik itu adalah kekuasaan. Politik adalah sarana yang paling efektif. Kalau ibu-ibu zamanku, Ibu-ibu ingin jadi ketua PKK,” kata Aria Bima, dikutip Jumat (29/5/2026).

Aria Bima mengatakan perempuan harus menjadi sosok yang peka, berempati, peduli, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Menurut dia, politik tidak selalu dimaknai sebagai politik praktis, melainkan ruang perjuangan untuk menghadirkan kesejahteraan sosial.

“Politik tidak harus diartikan politik praktis. Tapi kalau mau ke partai politik seperti Mbak Roro itu juga ideal. Karena apapun program dan kebijakan, kesejahteraan sosial banyak ditentukan oleh politisi-politisi yang duduk di parlemen,” ucapnya.

Sementara itu, Pembina Komunitas Suara Kartini Muda untuk Indonesia Raya yang juga Ketua Panitia Sharing Session, Roro Indradi Sarwo Indah, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk membongkar sikap apatis anak muda terhadap politik.

“Kepedulian anak muda, termasuk perempuan, dengan lingkungan itu sudah terkikis. Padahal semua program, kebijakan yang dinikmati masyarakat itu tidak lepas dari politik. Jadi acara ini untuk membuka, membongkar tembok apatisme anak-anak muda terhadap politik,” tuturnya.

Roro menjelaskan kehadiran anak muda dan kaum perempuan sangat penting di ruang politik. Menurut dia, partai politik membutuhkan keterwakilan generasi muda dan perempuan agar kebijakan yang lahir lebih berpihak kepada masyarakat luas.

“Partai membutuhkan keterwakilan anak muda dan kaum perempuan. Mudah-mudahan perempuan atau Kartini muda Gen Z mau bergerak setelah mengikuti acara ini,” jelasnya.

Ia menambahkan masih banyak hal yang bisa diperjuangkan generasi muda dan perempuan melalui ruang politik, termasuk memperjuangkan hak-hak perempuan serta kepentingan generasi muda.

“Saatnya bergerak untuk bersuara dan memperjuangkan hak-hak perempuan dan generasi muda. Semua fasilitas yang dirasakan saat ini, termasuk keluarga, PIP, KIP, program pemerintah, tidak lepas dari politik,” pungkasnya.

Quote