Bondowoso, Gesuri.id - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso bersama Banteng Muda Indonesia (BMI) membagikan takjil untuk berbuka puasa dan bibit pohon, sebuah ajakan sederhana untuk ikut menanam kehidupan.
Takjil dan bibit pohon dibagikan menjelang magrib. Satu per satu pengendara menerima takjil untuk berbuka puasa bersama makanan pembuka puasa dan bibit pohon.
Hal itu dilakukan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bondowoso bersama Banteng Muda Indonesia (BMI) juga dalam rangka memeringati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
Sekitar 250 bibit tanaman produktif, seperti petai dan alpukat, dibagikan kepada masyarakat yang melintas.
Hujan yang turun tidak membuat kegiatan berhenti. Para kader tetap menyapa pengendara dengan senyum, sesekali berlari kecil saat lampu lalu lintas hampir berubah hijau.
Beberapa pengendara tampak heran menerima bibit pohon di tengah jalan, lalu tersenyum sebelum melanjutkan perjalanan.
Bagi Ketua DPC PDI Perjuangan Bondowoso, Sinung Sudrajad, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial.
Ia menyebut peringatan Hari Peduli Sampah Nasional sebagai pengingat bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
“Hari ini kami bersepakat bahwa setiap membahas persoalan lingkungan hidup, ekologi, pelestarian alam dan budaya, kami harus ada di garda terdepan,” ujar Sinung, Sabtu (21/02).
Ramadan menjadi momentum yang dirasa tepat. Bulan yang identik dengan berbagi itu dimaknai tidak hanya sebagai kepedulian sosial antarmanusia, tetapi juga kepedulian terhadap alam.
Di kantor DPC PDI Perjuangan Bondowoso, kegiatan lain berlangsung lebih hening. Khatmil Quran digelar di lantai dua gedung, melengkapi rangkaian kegiatan yang memadukan nilai spiritual dengan pesan pelestarian lingkungan.

















































































