Jakarta, Gesuri.id - Anggota DPRD Kota Tegal Fraksi PDI Perjuangan, Purnomo, mengatakan DPC PDI Perjuangan Kota Tegal terus menjalankan kegiatan rutin pembagian bantuan sosial berupa beras 5 kilogram kepada warga kurang mampu sebagai bentuk komitmen membantu masyarakat kecil.
Program tersebut telah berjalan selama empat bulan berturut-turut dan merupakan tindak lanjut instruksi DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah agar setiap daerah pemilihan menggelar kegiatan bakti sosial setiap bulan.
“Alhamdulillah, bulan Agustus ini kami fokuskan di Kelurahan Kejambon. Bulan depan giliran Kelurahan Mangkukusuman. Kami tidak pernah berhenti dan insya Allah akan terus berbagi selama masih ada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” kata Purnomo.
Penyaluran bantuan pada Kamis (6/8/2026) siang dipusatkan di Kelurahan Kejambon, Kecamatan Tegal Timur. Sebanyak 25 paket beras disalurkan kepada rumah tangga yang dinilai benar-benar membutuhkan.
Di wilayah Tegal Timur, Purnomo bersama H. Ratna Spt. menjadi penanggung jawab kegiatan. Keduanya secara konsisten memastikan bantuan sosial tersebut tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sementara itu, H. Ratna menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata komitmen PDI Perjuangan untuk selalu hadir di tengah masyarakat kecil.
“PDI Perjuangan punya slogan mbelani wong cilik. Kami ingin turun ke bawah, menangis dan tersenyum bersama rakyat, sebagaimana amanat Ibu Ketua Umum Hj. Megawati Soekarno Putri,” tegasnya.
Selain menyalurkan bantuan pangan, DPC PDI Perjuangan Kota Tegal juga berencana memperluas bentuk kepedulian dengan memperhatikan kondisi rumah warga yang tidak layak huni sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harapan tersebut juga disampaikan H. Ratna agar bantuan yang diberikan mampu menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk bangkit dari kesulitan ekonomi.
“Beras ini hanya pemantik. Yang terpenting adalah keberlanjutan silaturahmi dan kehadiran negara di tengah wong cilik,” ungkap H. Ratna.
Purnomo menambahkan, meski jumlah bantuan yang disalurkan masih terbatas, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat, termasuk persoalan rumah layak huni.
“Saya sangat bersyukur kegiatan ini bisa berjalan rutin. Meski baru 25 paket per bulan, kami berusaha maksimal memilih penerima yang benar-benar layak. Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling peduli, karena kebersamaan adalah kunci kekuatan kita. Ke depan, saya berkomitmen untuk terus mengawal aspirasi warga, tidak hanya soal beras, tetapi juga perbaikan rumah layak huni. Semoga PDI Perjuangan selalu menjadi pelayan rakyat yang setia,” pungkasnya.

















































































