Ikuti Kami

Edy Wuryanto Dukung Pengusaha Daun Kelor Blora

Edy Wuryanto menyatakan, budidaya kelor di Desa Ngawenombo, Kecamatan Kunduran ini standar sertifikasi di Series Jerman.

Edy Wuryanto Dukung Pengusaha Daun Kelor Blora
Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto.

Blora, Gesuri.id - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto bekerjasama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), mendorong para pengusaha UMKM Blora mulai memahami soal perizinan dan manfaatnya.

Didampingi Ketua PAC PDI Perjuangan Blora Kota Marga, Edy Wuryanto memberikan contoh soal usaha daun kelor yang sangat pontensial. 

Baca: DPR Sarankan Satgas Mafia Tanah Selesaikan Masalah Internal

“Saya ingin kelor Blora menjadi unggulan, dimana sebelumnya kelor Blora sudah menembus pasar eksport, dan saya minta untuk di back up BPOM, ternyata bahan daun kelor kering yang ada di Blora ini masih sangat kurang, bahkan mengambil daun kelor kering dari Madura, Sulawesi, NTT ” ungkap Edy. 

”Ini sangat bagus, kekurangan bahan bisa menjadi usaha untuk menanam daun kelor dengan harga yang bagus, daun kelor kering ,” tambah Politisi PDI Perjuangan itu. 

Edy Wuryanto melanjutkan, banyak pengusaha UMKM Blora yang sudah mengajukan produk.

Moringa Organik, misalnya, sudah punya 20 produk yang sudah mendapatkan izin dari BPOM dan mampu menembus pasar ekspor, diantaranya kopi, jahe, serbuk, kapsul, shift oil dan sebagainya. 

"Persoalannya utama nya pada kekurangan bahan baku, karena orang tidak mau menanam kelor, sebagian besar masyarakat masih beranggapan daun kelor mengandung mistik. Padahal, Kelor Blora sudah mendunia, buktinya orang Jerman dan Timur Tengah sudah datang ke Blora, ini sudah wujud pengakuan dunia," ujar Edy. 

Baca: Ansy Apresiasi Program RJIT & JUT dari Kementan

Edy Wuryanto menyatakan, budidaya kelor di Desa Ngawenombo, Kecamatan Kunduran ini standar sertifikasi di Series Jerman.

"Maka, kalau sertifikasi lulus diwebsitenya Series Jerman pasti akan di upload, ” ungkapnya

Quote