Ikuti Kami

Fraksi PDI Perjuangan Banten: Jangan Ada Lagi Warga Meninggal Karena Antrean Lama di RS

"Ke depan jangan sampai kita mendengar lagi bahwa ada warga Banten yang meninggal hanya karena menunggu lama antrean."

Fraksi PDI Perjuangan Banten: Jangan Ada Lagi Warga Meninggal Karena Antrean Lama di RS
Anggota DPRD Banten dari Fraksi PDI Perjuangan Yeremia Mendrofa.

Banten, Gesuri.id - Anggota DPRD Banten dari Fraksi PDI Perjuangan Yeremia Mendrofa menyoroti pentingnya peningkatan pelayanan kesehatan di Provinsi Banten. Dalam momentum HUT ke-26 Provinsi Banten, Yeremia meminta agtYeremar tidak ada lagi warga yang kehilangan nyawa karena terlalu lama menunggu pelayanan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan.

“Ke depan jangan sampai kita mendengar lagi bahwa ada warga Banten yang meninggal hanya karena menunggu lama antrean di pelayanan rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan,” kata Yeremia seusai rapat paripurna istimewa HUT ke-26 Provinsi Banten di Gedung DPRD Banten, dikutip Senin (5/10/2026).

Menurut Yeremia, pembangunan di Banten tidak cukup hanya diukur dari banyaknya program yang dibuat pemerintah. Setiap program harus memberikan manfaat nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Artinya berdampak bahwa tidak hanya sekadar melakukan perencanaan dan melaksanakan berbagai program, tetapi harus diukur apa dampaknya, apa manfaatnya, apa outcome-nya yang dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Selain sektor kesehatan, anggota Komisi V DPRD Banten tersebut turut menyoroti persoalan pendidikan. Ia berharap masyarakat, khususnya para orang tua, tidak lagi menghadapi kebingungan dalam mencari sekolah bagi anak-anaknya, terutama pada jenjang SMA, SMK, dan SKh.

“Kita berharap ke depan tidak ada lagi orang tua yang kebingungan mencari atau bingung anaknya harus meneruskan sekolah ke depan, khususnya di tingkat SMA, SMK, dan juga SKH,” ucapnya.

Menurutnya, perhatian pemerintah terhadap sektor pendidikan juga harus berlanjut hingga anak-anak menyelesaikan pendidikan dan memasuki dunia kerja.

“Kita berharap ke depan tidak ada orang tua yang kebingungan ketika anaknya lulus harus kerja di mana,” ujarnya.

Di bidang infrastruktur, Yeremia berharap pemerintah terus memperbaiki akses jalan menuju berbagai wilayah di Banten. Ia juga menekankan pentingnya pemerataan akses terhadap fasilitas dasar bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Dan kita berharap ke depan tidak ada warga Banten yang rumahnya kegelapan di malam hari. Kita berharap ke depan bahwa bagaimana masyarakat di seluruh pelosok bisa terakses jalan dengan baik dengan kualitas yang baik,” jelasnya.

Yeremia juga meminta birokrasi Pemerintah Provinsi Banten terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, birokrasi harus mampu hadir lebih dekat dan memberikan pelayanan secara cepat.

“Bagaimana pembangunan terus dilakukan dengan birokrasi yang melayani, yang merakyat, dan juga yang bisa cepat,” ungkapnya.

Selain pelayanan publik, Yeremia menilai peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu hal penting untuk mendukung pembangunan di Banten. Peningkatan PAD diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus membantu menurunkan angka stunting.

Yeremia mengatakan tema HUT ke-26 Banten, “Banten Bergerak, Maju, Berdampak”, harus diwujudkan melalui berbagai kebijakan dan pembangunan yang hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ia meminta seluruh unsur pemerintahan terus bekerja untuk kepentingan warga Banten.

“Banten bergerak, maju, berdampak. Kita berharap seluruh birokrasi, ASN, ataupun pegawai pemerintahan maupun pejabat di Pemerintah Provinsi Banten dan juga di DPRD harus terus berbuat untuk masyarakat Banten,” pungkasnya.

Quote